RADARBANYUWANGI.ID - Bupati Ipuk Fiestiandani mengingatkan kalangan muda untuk berkolaborasi dan bekerja sama untuk membangun masa depan Banyuwangi.
Dia menuturkan, meskipun anggaran daerah saat ini mengalami efisiensi, namun pemkab terus konsisten memberikan ruang bagi anak muda untuk berkarya.
Hal itu dia utarakan saat menghadiri Offline Session Day 2 program Jagoan Banyuwangi yang digelar pada Sabtu (22/8).
Di hadapan seratus finalis Jagoan Banyuwangi, Bupati Ipuk menegaskan dukungan penuh pemkab bagi generasi muda Banyuwangi yang berani berkreasi sekaligus berpesan agar kesempatan itu dimanfaatkan sebaik-baiknya.
“Yang terpenting adalah kita bisa membangun jejaring, kolaborasi, dan kerja sama. Anak-anak muda Banyuwangi harus bergerak bersama karena keberhasilan itu tidak bisa diraih sendirian,” ujar Ipuk.
Menurut Ipuk, program Jagoan Banyuwangi adalah bukti komitmen pemerintah dalam memfasilitasi generasi muda agar bisa menunjukkan potensi terbaiknya.
“Pemkab akan terus memberikan dukungan bagi anak-anak muda Banyuwangi. Ini adalah bentuk komitmen kami agar kalian bisa menyalurkan ide dan karya nyata melalui Jagoan Banyuwangi,” tegasnya.
Ipuk juga mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan program ini bukan pada siapa yang menjadi pemenang, melainkan pada lahirnya semakin banyak anak muda yang berani menunjukkan kapasitas, kreativitas, dan semangat untuk membangun Banyuwangi.
“Sukses itu bukan hanya soal siapa yang menang. Suksesnya program ini adalah ketika semakin banyak anak muda Banyuwangi yang punya keberanian dan kemampuan untuk berkarya. Dari sinilah akan muncul energi baru bagi daerah kita,” tambah bupati dua periode tersebut.
Dalam kesempatan itu, Ipuk juga mengajak para peserta untuk memanfaatkan program Jagoan Banyuwangi dengan sebaik-baiknya.
Ia menegaskan bahwa saat ini sudah banyak contoh anak muda di Indonesia yang mampu memimpin daerah maupun menghadirkan perubahan besar dari lingkup komunitas dan usaha kecil.
“Eranya sudah berbeda. Banyak tokoh muda yang muncul bukan hanya sebagai kepala daerah, tapi juga sebagai penggerak perubahan di berbagai bidang. Harapan saya, anak-anak Banyuwangi yang terlibat di Jagoan Banyuwangi bisa menjadi bagian dari perubahan itu,” pungkas Ipuk. (cw5-Dalila Adinda/sgt)
Editor : Ali Sodiqin