Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Banyuwangi Mantap Jadi Kabupaten Layak Anak! Dispendik Pastikan Pendidikan Ramah dan Aman

Tim Redaksi Radar Banyuwangi • Kamis, 21 Agustus 2025 | 12:30 WIB
Bupati Ipuk Fiestiandani mengajak para pelajar menjadi duta antibullying di lingkungan sekitarnya.
Bupati Ipuk Fiestiandani mengajak para pelajar menjadi duta antibullying di lingkungan sekitarnya.

RADARBANYUWANGI.ID – Pemkab Banyuwangi terus menguatkan komitmen untuk mewujudkan daerah berjuluk the Sunrise of Java ini sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA).

Dinas Pendidikan (Dispendik) menjadi salah satu garda terdepan dalam mewujudkan komitmen tersebut, terutama dalam memastikan anak-anak Banyuwangi tumbuh dengan layanan pendidikan yang sesuai kebutuhan zamannya.

Kepala Dispendik Suratno mengatakan, pihaknya berperan penting dalam memastikan anak-anak mendapatkan hak-haknya melalui jalur pendidikan.

“Sebagai Kabupaten Layak Anak tentu kami juga harus melayakkan anak-anak. Artinya memberikan layanan sesuai dengan usia dan kodrat zamannya. Itu yang terus kami integrasikan dalam sistem pendidikan di sekolah,” ujarnya.

Menurut Suratno, konsep Kabupaten Layak Anak bukan hanya sebatas predikat, melainkan implementasi nyata dalam setiap aspek pendidikan.

Dispendik berupaya menanamkan kurikulum yang ramah anak, mengelola lembaga pendidikan dengan berorientasi pada kebutuhan siswa, serta menyiapkan guru yang memahami perkembangan anak secara holistik.

“Intinya adalah bagaimana anak-anak bisa kita berikan layanan sesuai perkembangan mereka. Sehingga mereka tidak mengalami hambatan dalam tumbuh kembang, baik secara fisik, psikis, mental maupun spiritual. Inilah peran pendidikan dalam melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas,” tegasnya.

Ia menambahkan, indikator Kabupaten Layak Anak juga mencakup aspek psikologi perkembangan anak.

Karena itu, sekolah di Banyuwangi diarahkan untuk menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung anak dalam menjalankan tugas-tugas perkembangannya.

“Kami ingin memastikan setiap anak di Banyuwangi dapat mengoptimalkan potensinya. Mereka harus tumbuh dalam suasana belajar yang sehat, kreatif, serta terhindar dari segala bentuk kekerasan. Pendidikan harus benar-benar menjadi ruang yang membahagiakan anak,” imbuh Suratno.

Lebih lanjut Suratno menekankan bahwa tugas utama Dinas Pendidikan adalah membentuk generasi Banyuwangi yang unggul dan siap menghadapi tantangan zaman.

“Kami ingin anak-anak Banyuwangi tumbuh sebagai generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi. Karena itu, pendidikan menjadi pintu utama dalam membangun Kabupaten Layak Anak,” bebernya.

Diberitakan sebelumnya, Banyuwangi kembali mempertahankan predikat sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) Kategori Nindya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA).

Kabupaten ujung timur Pulau Jawa berhasil mempertahankan Kategori Nindya selama dua tahun berturut-turut.

Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian PPPA atas komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi tumbuh kembang anak. Penganugerahan dilangsungkan di Jakarta pada Jumat (8/8) lalu. (cw5-Dalila Adinda/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#pendidikan #kabupaten layak anak #banyuwangi