Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

QRIS Goes to School! Siswa SMP di Banyuwangi Mulai Belanja Pakai QR Code

Salis Ali Muhyidin • Jumat, 8 Agustus 2025 | 11:30 WIB
CASHLESS: Siswa SMPN 1 Srono melakukan pembayaran memanfaatkan QRIS usai berbelanja di stand penjualan makanan dan minuman, Kamis (7/8).
CASHLESS: Siswa SMPN 1 Srono melakukan pembayaran memanfaatkan QRIS usai berbelanja di stand penjualan makanan dan minuman, Kamis (7/8).

RADARBANYUWANGI.ID - Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KPw) Jember terus menggaungkan penggunaan Quick Response Indonesian Standard (QRIS) alias sistem pembayaran digital yang menggunakan kode QR di berbagai tempat, termasuk di sekolah.

Contohnya dilakukan para siswa SMPN 1 Srono dalam rangkaian kegiatan talk show bertema “Edukasi Literasi Keuangan Sejak Dini untuk Menyongsong Indonesia Emas 2045” Kamis (7/8).

Selain untuk memberikan edukasi soal keuangan kepada para peserta, kegiatan yang juga menggandeng Bank Jatim, ini juga menjadi salah satu upaya untuk terus meningkatkan volume transaksi menggunakan pembayaran non tunai.

“Siswa harus mengenal dan mengetahui bahwa QRIS experience atau menggunakan QRIS ini ternyata lebih mudah dalam bertransaksi. Diharapkan ini sekaligus bisa mengenalkan literasi keuangan sejak dini kepada siswa,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank indonesia Jember Gunawan melalui Deputi Kepala KPw BI Jember Achmad.

Achmad mengatakan, sebelumnya BI KPw Jember sudah menjadikan sejumlah sekolah tingkat SMA/SMK sederajat di lima kabupaten, yakni Banyuwangi, Jember, Lumajang, Situbondo, dan Bondowoso sebagai pilot project.

“Ini akan dikembangkan ke sekolah lainnya atau di level bawahnya. Harapannya semua sekolah bisa siap menggunakan QRIS. Sehingga tidak ada lagi anak-anak yang menggunakan uang tunai di lingkungan sekolah,” terangnya.

Menurutnya, penggunaan QRIS di lingkungan sekolah sangat penting. Dengan menyasar sekolah, diharapkan para siswa akan lebih mudah memahami manfaat dan cara penggunaannya.

Selain itu juga untuk mempersiapkan mereka menghadapi perkembangan digital yang semakin canggih dan pesat.

“Ini mempermudah penjual dan pembeli untuk transaksi. Transaksi menggunakan uang tunai terkadang penjualnya belum sedia uang kembaliannya,” papar Achmad.

Ia menyebut, volume penggunaan QRIS di wilayah BI Kpw Jember semakin baik. Dengan program QRIS Goes To School serta pengenalan di media sosial, diharapkan pengguaan QRIS akan lebih banyak lagi.

“Harapannya ke depan harus bisa terus tumbuh. Kami juga akan kembangkan QRIS, nantinya pada 17 Agustus akan memperluas cakupan QRIS yakni agar bisa digunakan di Jepang,” pungkasnya. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#qr code #qris #Bank Indonesia #belanja