RADARBANYUWANGI.ID - Bank Jatim Cabang Banyuwangi semakin gencar memberikan edukasi literasi keuangan sejak dini di kalangan pelajar.
Bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Dispendik), bank pelat merah tersebut aktif turun langsung ke sekolah-sekolah untuk mendampingi siswa membuka rekening dan memulai kebiasaan menabung sejak belia.
Menariknya, pelajar tidak perlu nominal besar untuk setoran awal. Untuk membuka rekening Simpanan Pelajar (Simpel), yang dibutuhkan siswa sangat terjangkau, yakni mulai Rp 1 ribu. Seperti halnya yang dilakukan para siswa SMPN 1 Srono, Kamis (7/8).
Bupati Ipuk Fiestiandani memberi selamat kepada para siswa yang sudah memiliki rekening tabungan Bank Jatim tersebut.
“Yang belum punya silakan mendaftar dan semoga kalian bisa merencanakan keuangan untuk masa depan kalian sendiri,” ujarnya saat hadir dalam kegiatan talkshow bertema “Edukasi Literasi Keuangan Sejak Dini untuk Menyongsong Indonesia Emas 2045” di SMPN 1 Srono kemarin.
Bupati Ipuk berpesan agar rekening yang sudah dibuat dan digunakan untuk menabung oleh para siswa tidak hanya menjadi buku rekening biasa.
Namun, bisa dimaknai sebagai langkah awal untuk menjadi seseorang yang sukses terutama dalam mengelola keuangannya kelak.
“Ke depannya siswa harus bisa mengatur diri sendiri dan mengatur keuangan sendiri dengan rekening tersebut,” tandasnya.
Sementara itu, program siswa menabung tersebut saat ini masih terus bergulir. Bahkan, Bank Jatim menyediakan penghargaan kepada sejumlah sekolah yang masuk dalam kategori sekolah dengan penabung terbanyak dan sekolah dengan penabung teraktif.
“Kami ingin menumbuhkan semangat menabung sejak dini agar kelak mereka lebih bijak dalam mengelola keuangan,” ujar Pemimpin Cabang Bank Jatim Banyuwangi M Anto Fachrudin.
Bukan sekadar program sekali pakai, hasil kerja sama antara Bank Jatim dan Pemkab Banyuwangi lewat Dispendik Banyuwangi ini sukses menuntun siswa untuk menabung.
Puluhan hingga ratusan siswa tampak antre di booth yang disiapkan Bank Jatim di halaman Gedung Sasana Wiyata Mandala milik SMPN 1 Srono untuk membuat rekening dan menabung.
“Anak-anak sekarang bisa menabung dengan nominal kecil, yang penting konsisten,” tandasnya.
Salah satu siswa, Nadila Aurel DW, 15, mengatakan ia menyambut positif gerakan menabung ke Bank Jatim tersebut. Menurutnya itu bisa membantu siswa untuk menjadi pribadi yang disiplin.
“Kita tidak tahu nanti kondisi ke depan seperti apa. Karena itu, menurut saya, menabung sesuai isi talk show tadi (kemarin) sangat penting dilakukan sejak dini,” kata siswi kelas 9 yang juga Ketua Osis di SMPN 1 Srono tersebut. (sas/sgt)
Editor : Ali Sodiqin