RADARBANYUWANGI.ID - Program Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu) berlangsung semarak di Kampung Glowong-Glowing, Dusun Glowong, Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran, kemarin (4/8) pagi.
Ratusan siswa dari berbagai sekolah di Kecamatan Gambiran bersama-sama membersihkan dan merawat sungai.
Program Sekardadu yang digelar oleh Pemkab Banyuwangi melalui Dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi ini diikuti oleh 18 sekolah, mulai dari tingkat SD sampai SMA yang ada di Kecamatan Gambiran.
“Alhamdulillah, acara berjalan dengan lancar. Ratusan siswa ikut andil,” kata Korsda Genteng, Suwardi.
Dalam kegiatan ini, terang dia, para siswa diajak untuk membersihkan sampah yang menyumbat saluran air di area persawahan.
Proses ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan.
“Harapannya, anak-anak dapat memberikan edukasi kepada keluarga untuk tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.
Kegiatan yang dilakukan ini, lanjut dia, tidak hanya fokus pada pembersihan aliran sungai di Kampung Glowong-Glowing, Dusun Glowong, Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran.
Namun, juga dilakukan penanaman bibit pohon alpukat, durian, dan nangka di pinggir aliran sungai. “Selain itu, juga dilakukan pelepasan seribu bibit ikan jenis nila,” terangnya.
Yang ikut hadir dalam kegiatan ini, lanjut Suwardi, adalah para stakeholder Kecamatan Gambiran, mulai dari Camat hingga Kepala Desa.
Selain itu, juga hadir ratusan siswa dari 18 sekolah yang ada di Kecamatan Gambiran. “Pendamping kegiatan berasal dari Korsda Genteng,” ujarnya.
Salah satu guru SMP Muhammadiyah 12 Gambiran, Suwaji, mengatakan bahwa program Sekardadu merupakan bentuk edukasi kepada siswa untuk merawat lingkungan, terutama sungai.
“Mereka diajari membuang sampah pada tempatnya, menanam pohon, dan melestarikan lingkungan dengan cara menebar bibit ikan sejak dini. Semoga kegiatan ini tidak hanya digelar di satu tempat, tetapi juga di seluruh wilayah Kabupaten Banyuwangi,” harapnya.
Editor : Agung Sedana