Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Senam Ling Tien Kung, Cara Ribuan Siswa Smadatara Genteng Terapi Kesehatan Alternatif

Zamrozi Wahyu • Senin, 4 Agustus 2025 | 21:26 WIB
Siswa dan guru Smadatara bersama komunitas Senam Lin Tien Kung Banyuwangi gelar senam bersama.
Siswa dan guru Smadatara bersama komunitas Senam Lin Tien Kung Banyuwangi gelar senam bersama.

RADARBANYUWANGI.ID - Untuk menjaga kesehatan, SMAN 2 Taruna Bhayangkara (Smadatara) Genteng, Banyuwangi, mengajak para siswa melakukan senam Ling Tien Kung (LTK) di halaman sekolah, Minggu (3/8/2025).

Senam terapi itu diikuti sekitar seribu peserta, mulai dari siswa, guru, karyawan, hingga komunitas senam.

Senam Ling Tien Kung adalah gerakan terapi olah tubuh yang dilakukan dengan tempo lambat, bertujuan membangkitkan energi tubuh dan menyehatkan organ-organ.

Beberapa gerakannya diyakini dapat mengaktifkan pusat energi dalam tubuh dan menjadikan badan lebih bugar.

“Para siswa kami kenalkan terapi khusus, supaya ketika sudah tua bisa mengingat pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh,” kata Kepala Smadatara Genteng, H. Mujib.

Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia.

Lewat senam LTK, para siswa dan guru diajak mengenal terapi yang juga dikenal sebagai metode penyembuhan alternatif.

“Senam LTK ini pertama kali kami gelar. Bila ada guru yang berminat, bisa saja dibuat kelas khusus, karena senam ini bisa membantu penyembuhan berbagai penyakit,” imbuhnya.

Senam terapi ini diikuti sekitar 1.000 peserta. Rinciannya, siswa Smadatara sebanyak 700 orang, guru sekitar 150 orang, dan anggota komunitas dari beberapa kecamatan di Banyuwangi sekitar 200 orang.

“Acara dimulai sekitar pukul 06.30 dengan antusiasme peserta yang tinggi,” jelas Mujib.

Menurutnya, semua peserta mengikuti kegiatan dengan saksama. Terapi ini, katanya, pada sesi awal mungkin terasa sakit di tubuh, tetapi setelah gerakan ketiga dan seterusnya, akan terasa lebih nyaman.

“Ada banyak gerakan, satu gerakan bisa diulangi hingga 300 kali,” ujarnya.

Mujib berharap dengan rutin berolahraga, terutama melalui senam LTK, semua peserta bisa menjaga kesehatannya.

“Sehat itu bukan hanya soal pikiran. Badan juga harus dijaga. Kalau pikiran sehat tapi badan sakit, ya tetap sia-sia,” tandasnya.

Editor : Agung Sedana
#Smadatara Banyuwangi