RADARBANYUWANGI.ID – Meskipun pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2025 ini belum resmi diumumkan oleh pemerintah, namun antusias calon pelamar sudah mulai terasa.
Banyak dari mereka yang sudah mulai untuk menyiapkan dokumen serta strategi sejak detik ini demi memperbesar peluang mereka bisa lolos seleksi.
Menariknya, berdasarkan data rekrutmen CPNS 2024 lalu, terdapat daerah yang justru memiliki jumlah pelamar yang sedikit bahkan bisa terhitung jari meskipun formasi tetap tersedia.
Hal ini dapat menjadi peluang emas untuk para pelamar di daerah tersebut atau pelamar yang bersedia mendaftar di lintas wilayah.
Fakta ini juga patut dipertimbangkan, karena peluang lolos seleksi akan semakin besar saat jumlah pelamar lebih sedikit dibandingkan formasi yang sudah tersedia.
Jika hal ini akan tetap berulang pada seleksi CPNS 2025 mendatang, maka peserta di daerah-daerah ini bisa menikmati persaingan yang longgar dan santai.
Beberapa contoh daerah dengan tingkat persaingan yang rendah dalam seleksi CPNS 2024, antara lain:
- Kota Gorontalo
Hanya terdapat 13 pelamar untuk 5 formasi. Rata-rata hanya 2–3 orang yang memperebutkan satu posisi. - Kabupaten Purworejo
Dari 17 formasi yang tersedia, hanya ada 35 pelamar. Persaingan yang sangat longgar dibandingkan daerah lain. - Kota Tanjungpinang
Terdapat 15 formasi dengan jumlah pelamar sebanyak 45 orang. Rata-rata 3 pelamar per formasi. - Kabupaten Bondowoso
Sebanyak 27 formasi dibuka, namun hanya 56 pelamar yang mendaftar. Persaingan di bawah 3 orang per posisi.
Coba kalian bandingkan dengan instansi pusat yang biasanya menerima ratusan bahkan bisa sampai ribuan pelamar hanya untuk puluhan formasi.
Persaingan di daerah-daerah dalam daftar atas ini pastinya jauh lebih besar untuk mereka yang sudah memenuhi syarat dan ketentuan.
Meskipun belum ada kepastian kapan pendaftaran CPNS 2025 dibuka, tidak ada salahnya untuk mulai mempersiapkan diri sejak dini. Mulai dari dokumen, pengetahuan tes, hingga memilih instansi dan formasi dengan cermat.
Bagi kamu yang berasal dari daerah-daerah dengan persaingan minim tersebut atau bersedia merantau, ini saat yang tepat untuk menyusun strategi dan memanfaatkan peluang dengan lebih bijak. Persaingan boleh ketat, tapi peluang tetap ada bagi yang siap sejak awal. (*)
Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News.
Editor : Ali Sodiqin