BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Banyuwangi resmi memiliki kepengurusan baru. pelantikan sekaligus orientasi pengurus organisasi tersebut untuk masa bakti 2025 hingga 2030 digelar di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (Stikom) PGRI Banyuwangi pada Sabtu (19/7).
Prosesi pelantikan berlangsung sederhana namun khidmat. Dihadiri ratusan guru dari berbagai sekolah serta perwakilan dari Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), kegiatan ini dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars PGRI.
Memasuki acara inti, Ketua PGRI Banyuwangi M Sodiq melantik 23 guru sebagai pengurus PGRI Banyuwangi masa bakti lima tahun ke depan. Pengurus baru PGRI Banyuwangi yang dilantik mengucapkan pakta integritas sebagai komitmen menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Selanjutnya, mereka mendapat surat keputusan (SK) sebagai pengesahan jabatan mereka.
Dalam pidatonya, Ketua PGRI Banyuwangi Mohamad Sodiq memberikan semangat kepada pengurus baru agar dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Ia menyampaikan pesan inspiratif dengan pantun “Manuk gelatik cucuke abang. Mari dilantik, ayo endang tandang” yang secara harfiah bermakna “setelah dilantik, ayo segera kerja”. Sodiq pun mengingatkan agar para pengurus jangan menjadi “manuk gelatik cucuke biru. Mari dilantik ojo malah turu” yang bermakna “setelah dilantik, jalangan malah tidur”.
Sodiq juga mengingatkan kepada pengurus PGRI bahwa sekarang sudah bukan zamannya berjuang sendiri-sendiri, tetapi era kolaborasi. “Saat ini kita tidak bisa berdiri sendiri, sekarang era kolaborasi, kita harus bisa merangkul sesama. Itulah sebabnya kami hadirkan juga perwakilan dari Pergunu yang sejalan dalam perjuangan di dunia pendidikan,” ujar Sodiq.
Ia juga menegaskan harapannya agar PGRI Banyuwangi mampu meningkatkan kesejahteraan guru, terutama bagi yang masih menerima upah di bawah standar.
Wakil Ketua I PGRI Kabupaten Banyuwangi Istu Handono dalam sambutannya menyemangati para guru yang hadir untuk tidak berkecil hati dalam profesinya. “Dengan keteguhan dan tekad yang kuat, Insya Allah derajat kita akan diangkat oleh Allah SWT. Di mana ada kemauan, di situ ada jalan,” katanya.
Istu juga menekankan pentingnya guru untuk terus mengeksplorasi potensi murid agar mampu menjadi generasi hebat di masa depan.
Acara pelantikan pengurus PGRI Kabupaten Banyuwangi ditutup dengan sesi orientasi yang memperkuat komitmen para pengurus baru dalam menjalankan amanah dan tugasnya. (cw6/sgt)
Editor : Sigit Hariyadi