Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kapal Tenggelam, Arus Deras, Jatuh dari Perahu—Begini Cara Selamat di Laut Lepas!

Fanzha Shefya Yuananda • Jumat, 4 Juli 2025 | 18:15 WIB
Kalian harus mempelajari bagaimanacara bertahan hidup saat menghadapi kondisi darurat di laut.
Kalian harus mempelajari bagaimanacara bertahan hidup saat menghadapi kondisi darurat di laut.

RADARBANYUWANGI.ID – Menikmati liburan di pantai bersama keluarga tetap menjadi pilihan favorit banyak orang.

Selain menyuguhkan panorama yang indah, sebagian besar pantai di Indonesia juga memiliki air laut yang jernih dan bersih, sehingga menggoda untuk bermain air, berenang, hingga mencoba berbagai wahana seperti banana boat, surfing, atau snorkeling.

Di balik keseruan itu, tentu penting bagi kita untuk memahami aspek keselamatan sebelum main air di laut, terlebih lagi jika melakukan aktivitas di laut lepas.

Risiko yang selalu mengintai ialah terseret arus, kapal karam, atau bahkan bisa saja jatuh dari kapal. Oleh karena itu, alangkah baiknya para wisatawan maupun pekerja di area laut perlu mengetahui dasar-dasar bertahan hidup di laut atau basic sea survival.

Baca Juga: Pantai Boom Jadi Pusat Evakuasi! Pencarian Korban KMP Tunu Pratama Jaya Makin Intens

Berikut adalah beberapa tips penting untuk bertahan hidup saat terombang-ambing di laut lepas:

  1. Tetap Tenang

Langkah pertama yang sangat penting adalah menenangkan diri. Panik hanya membuat energimu cepat habis dan terkuras sia-sia, hingga sulit bernapas. Dengan tetap tenang, kamu bisa mengatur napas dan mengambil posisi mengapung yang stabil.

  1. Berenang dengan Gaya yang Efisien

Jika kalian mempunyai skill berenang atau hanya sekedar bisa, pilih gaya yang sesuai dengan kondisi laut. Saat laut tenang, bisa gunakan gaya punggung, jika sedang menghadapi ombak, gunakan gaya dada. Namun, kamu tidak perlu memaksa untuk bisa berenang, cukup mengapung saja.

  1. Cari Benda yang Mengapung

Jika memungkinkan, cari benda terapung seperti papan, pelampung, atau bahkan kayu yang bisa membantu tubuh tetap mengapung sambil menunggu pertolongan.

  1. Lindungi Tubuh dari Matahari

Cuaca pada siang hari tidak menentu, jadi jangan lepaskan pakaian saat terombang-ambing di laut. Pakaian bisa melindungi tubuh dari sengatan sinar matahari yang membakar kulit. Jika perlu, cari kain tambahan untuk menutupi bagian tubuh yang terbuka.

  1. Manfaatkan Sumber Makanan di Sekitar

Untuk bertahan lebih lama, kamu bisa mencoba menangkap ikan kecil atau mengumpulkan rumput laut. Gunakan barang seadanya seperti kaleng atau tali untuk membuat alat pancing sederhana.

  1. Penuhi Kebutuhan Cairan

Hindari meminum air laut. Sebisa mungkin kumpulkan air hujan dengan wadah yang tersedia seperti botol atau kaleng. Cairan sangat penting untuk menjaga fungsi tubuh.

  1. Bersikap Bijak Saat Melihat Pertolongan

Jangan langsung berenang ke arah kapal yang terlihat dari kejauhan. Tindakan tergesa-gesa bisa berisiko. Tunggulah dalam posisi aman dan stabil sambil memberi isyarat jika memungkinkan.

  1. Jaga Optimisme

Yang terpenting adalah tetap berpikir positif dan yakin bahwa bantuan akan datang. Keputusasaan bisa menjadi penghambat utama keselamatan dalam situasi kritis.

Dengan mengetahui dan paham bagaimana cara bertahan hidup di laut, kamu pasti siap saat berada di kondisi darurat di perairan. Tetap utamakan keselamatan dan selalu waspada saat menikmati laut.


Ikuti terus berita ter-update dari Radar Banyuwangi, di Google News.

Editor : Ali Sodiqin
#basic sea survival #bertahan hidup di laut #kapal tenggelam