Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

FISIP Untag Gandeng Kampus Luar Negeri Kembangkan Perspektif Mahasiswa. Kali ini dengan Universiti Utara Malaysia

Redaksi • Kamis, 3 Juli 2025 | 18:37 WIB
FORUM INTERNATIONAL: Mahasiswa Untag Banyuwangi tengah diskusi hangat terkait isu global bersama mahasiswa Universitas Utara Malaysia (UUM) secara daring di kampus merah putih pada Selasa (1/7).
FORUM INTERNATIONAL: Mahasiswa Untag Banyuwangi tengah diskusi hangat terkait isu global bersama mahasiswa Universitas Utara Malaysia (UUM) secara daring di kampus merah putih pada Selasa (1/7).

RADARBANYUWANGI.ID – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi memfasilitasi para mahasiswanya untuk terus mengembangkan diri agar mampu berkontribusi positif hingga kancah global. Salah satunya diwujudkan melalui kerja sama Untag dengan kampus luar negeri.

Pada Selasa (1/7), misalnya, sejumlah mahasiswa Untag mengikuti forum international bertajuk “Different Voice, Shared Vision”  dengan menggandeng Universiti Utara Malaysia (UUM) sebagai mitra akademik. Kegiatan ini digelar secara daring (online) melalui zoom meeting.

Kegiatan serupa telah berjalan sejak April. Mahasiswa dari kedua kampus tersebut melakukan diskusi seputar isu pendidikan serta sosial-politik lintas negara.

Pada diskusi yang berlangsung Selasa (1/7) sejak 18.30 hingga 19.30 WIB di kompleks kampus Untag Banyuwangi, peserta mendiskusikan topik mengenai Application Of Artificial Intelligence in Educational Contexts.  Diskusi berlangsung dengan hangat. Masing-masing pihak menyampaikan argumen dengan bahasa Inggris secara terstruktur dan saling menghargai.

Perdebatan yang terjadi tak hanya menunjukkan kemampuan analisis para peserta, tetapi juga mencerminkan sikap saling menghargai perbedaan perspektif. Sehingga perbedaan sudut pandang tersebut membuat atmosfer diskusi menjadi sehat. 

Dekan FISIP Untag Banyuwangi Dr Hari Priyanto menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperluas wawasan global mahasiswa serta mempererat hubungan dengan kampus di luar negeri. “Kami ingin mahasiswa FISIP tidak hanya berpikir lokal, tetapi juga memiliki perspektif internasional. Lewat kerja sama ini, kami berharap lahir kolaborasi lebih konkret ke depan, baik dalam bentuk pertukaran pelajar, penelitian bersama, hingga pengembangan kurikulum,” ujarnya.

Hari juga menekankan bahwa saat ini FISIP Untag Banyuwangi tengah mengejar target untuk mewujudkan kelas pembelajaran bertaraf international. Studi banding ini juga menjadi bagian dari program internasionalisasi kampus dalam rangka menyambut era persaingan global di bidang pendidikan tinggi.

“Target kami saat ini menjalin kerja sama yang bertaraf international. Sehingga proses belajar mahasiswa kami saat ini tak terpaku hanya pada isu sosial politik lokal tetapi juga berdiskusi dengan tematik global,” kata Hari.

Sementara itu, perwakilan dari Universiti Utara Malaysia Abdikalik sangat mengapresiasi antusiasme dari peserta studi banding dan tak sabar untuk melanjutkan diskusi berikutnya. Dia mengatakan bahwa perkembangan dari Untag Banyuwangi sangat bagus dari sejak awal diskusi bersama mereka.

Kepala Program Studi (Prodi) Administrasi Publik FISIP Untag Banyuwangi Dr Erna Agustina menuturkan bahwa kegiatan ini diupayakan oleh kampus untuk memberikan wadah bagi mahasiswa agar senantiasa berkembang. Erna juga menekankan bahwa forum ini tidak hanya terbuka bagi mahasiswa yang susah cakap berbahasa Inggris, tetapi seluruh mahasiswa yang ingin belajar mengembangkan kemampuan komunikasi dan analisis.

“Kami mengupayakan ini untuk menjadi ruang secara inklusif bagi mahasiswa yang ingin belajar dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis, memahami isu-isu global, dan melatih komunikasi secara bertahap,” ujar Erna.   

Erna juga menceritakan bahwa kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa Untag dalam forum internasional ini mengalami peningkatan yang signifikan. Ia mengungkapkan, sejak awal banyak peserta gabungan dari semester 4-8 ini masih berada pada level kemampuan bahasa Inggris yang relatif rendah. Namun berkat semangat belajar dan pendampingan intensif dari dosen Prodi FISIP dan FKIP Bahasa Inggris, para mahasiswa terus berlatih dan berkembang. (cw5/sgt)

Editor : Sigit Hariyadi
#FISIP #banyuwangi #Untag #untag banyuwangi