RADARBANYUWANGI.ID - Setiap orang tentu menginginkan hidup yang sejahtera dan berkecukupan. Banyak yang mengira bahwa kekayaan hanya bisa diraih lewat kerja keras dan strategi bisnis.
Padahal, Islam telah lebih dulu memberikan tuntunan bagaimana menjadi kaya yang tidak hanya berlimpah secara finansial, tapi juga penuh berkah dan ketenangan jiwa.
Inilah beberapa langkah praktis untuk meraih kekayaan dalam pandangan Islam.
1. Bekerja dari sumber halal dan jujur.
"Jika keduanya jujur dan transparan maka transksi jual belinya akan diberkahi" (HR. Bukhari No. 2079).
2. Memperbanyak kerja di pagi hari.
Tidak tidur dan memilih melanjutkan aktivitas di pagi hari setelah Subuh akan memberkahi jalannya hidupmu selama hari itu.
"Ya Allah, berikan keberkahan untuk umatku di waktu paginya," (HR. Abu Daud No. 2608).
3. Menyambung silaturahmi.
"Siapa yang suka dilapangkan rezekinya dan todipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturrahmi." (HR. Bukhari dan Muslim).
4. Memperbanyak bersyukur atas kelimpahan rahmat.
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu," (QS. Ibrahim ayat 7).
5. Memperbaiki ketakwaan.
"Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tak disangka-sangkanya." (QS. Ath-Tholaq ayat 2-3).
6. Memperbanyak bersedekah
"Dan jika dia berniat untuk kebaikan dan mengerjakannya, maka Allah akan catat baginya dengan 10 kebaikan hingga 700 kali lipat." (HR. Bukhari No. 6491).
7. Memperbanyak berdoa:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الهُدَى ، والتَّقَى ، والعَفَافَ ، والغِنَى
Allahumma inni as-alukal huda wat tuqo wal 'afaf wal ghina.
Artinya: Ya Allah, aku meminta pada-Mu petunjuk, ketakwaan, diberikan sifat 'keterjagaan dan kekayaan. (HR. Muslim no. 2721).
Tapi jangan lupa... Kaya yang sebenarnya bukan hanya tentang kaya finansial. Tetapi kaya pengalaman, kaya pengetahuan, kaya persahabatan, kaya koneksi, dan yang paling penting adalah kaya hati!
Inget hadits ini:
"Kaya bukanlah diukur dengan banyaknya kemewahan dunia. Namun kaya (ghina') adalah hati yang selalu merasa cukup." (HR. Bukhari no. 6446). (*)
Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News.
Editor : Ali Sodiqin