Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Baca Setiap Dzuhur dan Maghrib, Amalan Khusus Ibu Hamil di Bulan Suro Agar Bayi Selamat

Agung Sedana • Senin, 30 Juni 2025 | 19:48 WIB
Baca amalan ini untuk ibu hamil selama bulan Suro, insyaallah ibu dan bayinya bakal selamat.
Baca amalan ini untuk ibu hamil selama bulan Suro, insyaallah ibu dan bayinya bakal selamat.

RADARBANYUWANGI.ID - Bulan Suro atau Muharram dikenal sebagai salah satu bulan yang penuh keramat dalam tradisi Jawa dan juga mulia dalam Islam.

Tidak sedikit orang tua zaman dulu meyakini bahwa anak yang dikandung selama bulan Suro membawa keistimewaan, tetapi juga perlu dijaga dengan lebih hati-hati karena dipercaya rawan gangguan, baik secara lahir maupun batin.

Di balik keyakinan itu, banyak keluarga masih menaruh harap pada doa dan amalan agar sang jabang bayi tumbuh selamat sampai lahir.

Bagi ibu hamil, berikut beberapa amalan sederhana yang bisa dilakukan selama bulan Suro, menggabungkan tuntunan agama dengan kearifan tradisi.

1. Perbanyak Membaca Doa Nabi Yunus

Salah satu dzikir yang dianjurkan untuk keselamatan adalah doa Nabi Yunus:

“Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka innii kuntu minazh-zhaalimiin.”

Doa ini mengingatkan kita akan kisah Nabi Yunus yang selamat dari perut ikan besar. Banyak ulama menasehatkan bacaan ini sebagai bentuk permohonan agar terhindar dari kesulitan, termasuk untuk keselamatan ibu dan janin. Baca 10x setiap dzuhur dan maghrib.

2. Membaca Surah Maryam

Dalam Al-Qur’an, Surah Maryam berkisah tentang kelahiran Nabi Isa dari rahim Siti Maryam.

Membaca Surah Maryam dipercaya menenangkan hati ibu hamil dan menjadi wasilah memohon kelancaran persalinan. Bisa dibaca setiap selesai sholat, minimal satu ayat, atau satu surah penuh jika mampu.

3. Doa ibu dan bayi

Selain doa Nabi Yunus, ibu hamil juga bisa menambah bacaan Doa Keselamatan Jagat. Doa ini sering dijadikan wasilah memohon perlindungan lahir batin tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk bayi yang dikandung. Berikut salah satu bacaan doa keselamatan jagat yang ringkas:

“Allâhumma sallimnî wa sallim waladî wa ahlî wa jâ’alnâ fî salâmah.”

Artinya: “Ya Allah, selamatkanlah aku, anakku, dan keluargaku, dan jadikan kami dalam keselamatan.”

Boleh dibaca kapan saja, terutama setelah sholat, dengan penuh keyakinan.

4. Doa pelindung bayi sejak dalam kandungan

Amalan lain yang sangat dianjurkan adalah membaca Doa Nabi Zakariya AS, yang terkandung dalam QS. Ali Imran ayat 38. Doa ini melambangkan harapan atas keturunan yang baik, suci, dan selamat hingga lahir.

Bacaan doanya:

“Rabbi hab lî min ladunka dhurriyyatan ṭayyibah innaka samî‘ud du‘â.” (QS. Ali Imran: 38)

Artinya: “Ya Tuhanku, berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.”

Bacaan ini sangat baik dirutinkan, apalagi di bulan Suro, sebagai bentuk permohonan agar bayi yang dikandung terjaga dari gangguan lahir dan batin.

5. Menghindari Pikiran Negatif dan Mengurangi Bepergian Malam

Dalam kepercayaan Jawa, bulan Suro adalah waktu di mana ‘batas gaib’ diyakini lebih tipis. Ibu hamil diingatkan untuk menghindari tempat-tempat angker, tidak keluar rumah larut malam tanpa keperluan mendesak, dan senantiasa dalam keadaan bersih secara lahir batin.

Selain itu, doa orang tua, terutama ibu dan bapak, diyakini sebagai penopang keselamatan. Dalam banyak tradisi, ibu hamil dianjurkan memohon doa restu kepada orang tua agar dijauhkan dari marabahaya, sekaligus membangun ketenangan batin.

Amalan apapun tidak akan berarti tanpa keyakinan kepada Allah SWT. Bulan Suro seharusnya tidak menjadi bulan menakutkan, tetapi justru momentum memperbanyak zikir, doa, dan mendekatkan diri kepada-Nya. Kepercayaan turun-temurun boleh dipegang, asalkan tidak menyalahi syariat.

 

Editor : Agung Sedana
#bayi #amalan #ibu hamil #suro #doa