Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dentuman Misterius di Tembok Dzulqarnain, Upaya dan Keyakinan Yajuj Majuj Atas Janji Allah: Suatu Hari Akan Bebas!

Agung Sedana • Sabtu, 21 Juni 2025 | 09:00 WIB

 

Yajuj dan Majuj percaya akan janji Allah, bahwa suatu hari mereka akan diberikan kebebasan.
Yajuj dan Majuj percaya akan janji Allah, bahwa suatu hari mereka akan diberikan kebebasan.

RADARBANYUWANGI.ID — Sebuah suara dentuman pernah terjadi dari wilayah Pegunungan Kaukasus. Dentuman keras yang terdengar dari balik lembah sunyi di kawasan Dagestan, Rusia, memunculkan kembali kekhawatiran umat tentang bangsa legendaris Yajuj dan Majuj.

Sebagian warga meyakini, itu adalah bunyi dari dalam bumi. Yakni pertanda kaum yang terus menggali keluar dari penjara besi dan tembaga yang dibangun oleh Dzulqarnain.

Apakah suara ini hanya fenomena geologi biasa? Ataukah ini bagian dari skenario besar akhir zaman yang telah dijanjikan dalam Al-Qur’an dan hadis?

Mereka Terus Menggali, Setiap Hari

Dalam sebuah hadis shahih riwayat Ibnu Majah, Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya Yajuj dan Majuj menggali tembok itu setiap hari. Ketika mereka hampir menembusnya dan melihat cahaya matahari, pemimpin mereka berkata: ‘Kembalilah, kita akan lanjutkan esok hari.’ Mereka tidak mengatakan 'Insya Allah'. Maka Allah mengembalikan tembok itu seperti semula.” (HR. Ibnu Majah)

Namun pada hari yang telah ditentukan Allah, mereka mengatakan, "Besok, insya Allah," dan Allah pun mengizinkan mereka keluar. Hadis ini memperlihatkan bahwa Yajuj dan Majuj tidak pernah lelah.

Mereka berusaha menembus penghalang besi setiap hari, namun selalu gagal hingga kehendak Allah tiba.

Tembok Dzulqarnain: Pulih Karena Kuasa Allah

Dalam QS Al-Kahfi ayat 98, Dzulqarnain berkata:

"Maka apabila telah datang janji Rabbku, Dia akan menjadikannya hancur luluh (tembok itu). Dan janji Rabbku adalah benar."

Ayat ini menegaskan bahwa kehancuran tembok tersebut bukan karena kekuatan Yajuj dan Majuj, tapi karena izin dari Allah SWT.

Meski mereka terus mencoba, tembok itu akan selalu pulih dan kembali seperti semula hingga saat yang telah ditentukan tiba.

Fenomena suara dentuman misterius di kawasan pegunungan memang sering dikaitkan dengan aktivitas lempeng bumi atau gempa mikro.

Namun dalam konteks ini, beberapa kalangan menduga mungkinkah suara itu adalah cikal bakal terbukanya tembok Dzulqarnain?

Tidak ada bukti pasti, namun bunyi tersebut bisa saja menjadi pertanda bahwa aktivitas terus berlangsung dari balik perisai besi itu.

Dalam nalar spiritual Islam, dentuman bisa dibaca sebagai “peringatan ghaib” bahwa masa keluarnya Yajuj dan Majuj semakin dekat.

Kemunculan Yajuj dan Majuj adalah salah satu tanda besar kiamat, sebagaimana disepakati oleh ulama Ahlus Sunnah wal Jamaah.

Jika mereka benar-benar berhasil keluar, dunia akan dilanda kekacauan besar yang tidak bisa diatasi oleh kekuatan militer mana pun.

Dalam hadis disebutkan, hanya Nabi Isa AS dan para pengikutnya yang selamat, berlindung di gunung dan menunggu pertolongan Allah.

Dentuman dari Pegunungan Kaukasus memang belum bisa dibuktikan secara ilmiah sebagai aktivitas Yajuj dan Majuj.

Tapi dari sisi keimanan, kita diajarkan bahwa tidak ada usaha sia-sia dari mereka. Mereka terus berusaha, dan saatnya akan tiba. Tembok itu bukan abadi, hanya ditahan oleh kehendak Allah.

Sebagaimana disebut dalam Al-Qur’an dan hadis, tugas kita bukan menebak waktu, tapi memperkuat iman dan amal sebelum peristiwa besar itu terjadi.

Editor : Agung Sedana
#Yajuj Majuj #Pegunungan Kaukasus #tembok dzulqarnain #Akhir Zaman