RADARBANYUWANGI.ID - Dalam suasana khusyuk ibadah haji, para jamaah haji asal Banyuwangi mendapatkan penyuluhan pendidikan dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Melalui Dinas Pendidikan, Pemkab Banyuwangi memperkenalkan program unggulan Sekolah Rakyat secara langsung di Tanah Suci Makkah.
Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Suratno, melalui Kepala Bidang Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Hj. Lina Kamalin, menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan wujud komitmen Pemkab dalam memperluas akses pendidikan formal bagi seluruh lapisan masyarakat.
Hal ini terutama ditujukan kepada para jamaah haji yang sebagian besar merupakan tokoh masyarakat di lingkungannya.
“Melalui kesempatan haji ini, kami ingin menyampaikan informasi secara langsung kepada para jamaah. Diharapkan, setibanya di Tanah Air, mereka dapat menjadi agen perubahan dan penyebar informasi mengenai program Sekolah Rakyat,” ujar Hj. Lina Kamalin.
Saat ini, Sekolah Rakyat Banyuwangi telah membuka pendaftaran dan siap menyelenggarakan proses belajar-mengajar untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) setelah kuota peserta didik terpenuhi. Untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), proses pendaftaran masih berlangsung.
Seluruh kegiatan pembelajaran akan dilaksanakan di Gedung Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berlokasi di Kecamatan Licin.
Program Sekolah Rakyat ini diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu. Warga yang berminat dapat mendaftarkan diri melalui Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah masing-masing.
“Program ini bersinergi bersama Dinas Sosial. Kami manfaatkan momentum haji ini untuk memberikan pemahaman langsung kepada para jamaah, karena mereka nanti bisa menjadi agen informasi dan motivator ketika kembali ke Banyuwangi,” ujar mantan Kepala SDN 1 Lateng Banyuwangi ini. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi