RADARBANYUWANGI.ID – Pendaftaran Sekolah Rakyat (SR) yang sedianya ditutup Jumat (13/6) akhirnya diperpanjang sampai Senin (16/6).
Perpanjangan dilakukan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan serta Keluarga Berencana (Dinsos-PPKB) Banyuwangi lantaran kuota untuk SD dan SMA belum terpenuhi.
Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos-PPKB Banyuwangi Khoirul Hidayat mengatakan, perpanjangan pendaftaran disebabkan masih ada kuota siswa yang belum terisi di beberapa jenjang pendidikan SR.
”Proses pendataan dan penerimaan masih terus berjalan sampai sekarang (13/6). Kami masih terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) terkait hal ini,” ujarnya.
Kuota SR terdiri atas satu rombongan belajar (rombel) untuk jenjang SD serta dua rombel untuk jenjang SMP dan SMA.
Setiap rombel menampung hingga 25 siswa. Sampai Kamis (12/6) masih terdapat 12 kursi kosong untuk jenjang SD dari kuota 25 siswa.
Sementara untuk jenjang SMA masih tersedia 3 kursi dari total dua rombel yang ada, yaitu 50 siswa.
Lebih lanjut Khoirul menjelaskan, pendaftaran SR masih dibuka dan masyarakat dapat langsung datang ke kantor Program Keluarga Harapan (PKH), kantor desa, atau kelurahan setempat untuk melakukan pendaftaran.
”Persyaratan utama hanyalah kartu keluarga (KK). Program ini dikhususkan bagi warga miskin yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), terutama yang masuk dalam kategori Desil 1 dan Desil 2,” paparnya.
Apabila hingga batas waktu pengumuman masih terdapat kursi kosong yang belum terisi oleh peserta dari Desil 1 dan 2, pihaknya akan mempertimbangkan untuk membuka kesempatan bagi warga kategori Desil 3.
”Tujuan utama kami adalah memastikan semua kuota terisi dan program SR ini benar-benar menyasar masyarakat miskin yang berhak,” pungkas Khoirul. (cw6-muhammad ksatria/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin