RadarBanyuwang.id – Komitmen PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) Honda Jatim, sebagai distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT dalam mendukung pendidikan vokasi, kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Salah satu Tempat Uji Kompetensi (TUK) binaannya, yakni SMK Muhammadiyah 2 Genteng terpilih sebagai benchmark kegiatan nasional vokasi Honda, Selasa (3/6).
Acara yang digelar hingga Rabu (4/6) itu, dihadiri perwakilan SMK TBSM Honda yang memiliki Pos AHASS teaching factory (Tefa) beserta AHASS pendampingnya dan Main Dealer area Jawa-Bali. “Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan implementasi program yang menghubungkan langsung sekolah kejuruan dengan dunia industry,” kata HR & GA Division Head MPM Honda Jatim, Rita Djohar.
Menurut Rita, SMK Muha Genteng dinilai sukses dalam menerapkan konsep ini melalui kerja sama dengan AHASS Berkah Jaya Motor Genteng, yang menjadikan sekolah ini sebagai Pos AHASS TEFA terbaik nasional 2024, dan mendapat penghargaan dari PT Astra Honda Motor (AHM). “Dengan Semangat Sinergi Bagi Negeri, kami bangga salah satu SMK binaan kami menjadi tempat pembelajaran bersama secara nasional,” terangnya.
Rita menyebut, itu menunjukkan sinergi antara industri dan pendidikan mampu menciptakan sistem vokasi yang andal dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. “Benchmark ini juga menjadi bukti nyata keberhasilan SMK Muhammadiyah 2 Genteng sebagai model pelaksanaan teaching factory yang telah tersertifikasi resmi dari AHM,” tandasnya.
MPM Honda Jatim, jelas dia, terus berkomitmen untuk mendampingi SMK binaannya dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja, profesional, dan mampu bersaing di industri otomotif nasional. “Kegiatan ini memberi kesempatan bagi sekolah lain untuk melihat langsung praktik baik pengelolaan Pos AHASS TEFA, pelaksanaan kurikulum industri, serta peningkatan kompetensi siswa melalui pelayanan langsung kepada konsumen seperti di dunia kerja sesungguhnya,” ucapnya.
Vocational Manager PT Astra Honda Motor, Gunardi mengatakanm salah satu indikator Pos Ahass Tefa di SMK Muha Genteng mendapat penghargaan itu tingginya entry kendaraan yang masuk untuk servis. “Ini jumlah kendaraan yang servis terbanyak di Indonesia di antara Pos Ahass Tefa lain,” katanya.
Saat ini, kata dia, ada 100 SMK TBSM Honda binaan MPM Honda Jatim, yang aktif menjalankan kurikulum berbasis industry, dan didampingi dalam peningkatan kualitas pembelajaran serta kompetensi siswa. “Khusus untuk program TEFA ada tiga Pos AHASS TEFA binaan MPM Honda Jatim, SMK Muhammadiyah 2 Genteng, SMKN 1 Geger Madiun, dan SMK Al Huda Kediri,” ujarnya.
Kepala SMK Muhammadiyah 2 Genteng, Tamyis Rosidi menyampaikan rasa syukur dan bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya. “Terpilihnya sekolah kami sebagai lokasi benchmark nasional ini bukti kerja keras seluruh elemen sekolah, dukungan dari MPM Honda Jatim, dan sinergi positif dengan AHASS. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menjadikan Pos AHASS TEFA sebagai pusat pembelajaran berbasis industri yang unggul,” ujarnya.(sas/abi)
Editor : Agus Baihaqi