Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ditinjau Tim 2 Kementerian, Sekolah Rakyat Siap Beroperasi

Sigit Hariyadi • Senin, 2 Juni 2025 | 16:55 WIB
Tim dari Kemen PU dan Kemensos mendatangi Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PNS di Desa Tamansari, Kecamatan Licin untuk meninjau langsung kesiapan Sekolah Rakyat di Banyuwangi.
Tim dari Kemen PU dan Kemensos mendatangi Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PNS di Desa Tamansari, Kecamatan Licin untuk meninjau langsung kesiapan Sekolah Rakyat di Banyuwangi.

RADARBANYUWANGI.ID - Pemkab Banyuwangi terus mematangkan persiapan Sekolah Rakyat. Program pendidikan berbasis asrama bagi anak-anak dari keluarga miskin tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru 2025/2026, tepatnya mulai Juli mendatang.

Tim dari Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) telah meninjau langsung lokasi Sekolah Rakyat di gedung Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PNS di Desa Tamansari, Kecamatan Licin.

Tim dari dua kementerian tersebut melihat langsung sarana dan prasarana Sekolah Rakyat yang saat ini dalam proses renovasi, mulai infrastruktur gedung, sarana penginapan, ruang kelas, jaringan internet, dan fasilitas pendukung lainnya.

Bupati Ipuk Fiestiandani membenarkan bahwa tim dari Kemensos dan Kemen PU telah datang langsung dan meninjau sarana dan prasana di Sekolah Rakyat di kabupaten the Sunrise of Java.

“Alhamdulillah, Banyuwangi dinyatakan siap untuk menggelar Sekolah Rakyat di tahun ajaran baru ini,” ujarnya kemarin (1/6).

Ipuk mengatakan, selama ini Balai Diklat PNS Banyuwangi secara fungsi dan fasilitas sudah cukup mendekati kebutuhan lembaga pendidikan berasrama. Saat ini Balai Diklat PNS tersebut dalam proses renovasi oleh Kemen PU.

“Kami memilih Balai Diklat karena fungsinya mirip dengan Sekolah. Fasilitasnya cukup memadai. Ini akan menjadi lokasi sementara,” kata dia.

Selain menyiapkan gedung dan sarana pendukung, Pemkab Banyuwangi juga sedang melakukan finalisasi tenaga pengajar.

Guru-guru yang akan mengajar di Sekolah Rakyat berasal dari kalangan PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Banyuwangi yang mumpuni dan berpengalaman.

“Kami siapkan sumber daya manusia (SDM) terbaik, baik guru maupun tenaga kependidikan. Semua berasal dari aparatur daerah dan sudah berpengalaman. Nama-namanya juga sudah kami usulkan ke pusat sesuai arahan dari kementerian,” jelas Ipuk.

Adapun kuota siswa untuk jenjang SMP dan SMA telah terpenuhi dan secara resmi ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati. Sedangkan untuk jenjang SD masih dibuka pendaftaran.

Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Strategis (PPS) Jawa Timur Kementerian PU I Gusti Agung Ari Wibawa menyatakan, pihaknya telah meninjau langsung proses renovasi gedung Sekolah Rakyat.

“Banyuwangi merupakan salah satu daerah siap memulai pelaksanaan tahun ajaran baru 2025/2026. Kami sudah meninjau proses renovasinya," akunya.

Di hari yang sama, tim Kemensos juga meninjau gedung sekolah. Selain melihat kesiapan gedung sekolah di Banyuwangi, tim Kemensos juga meninjau infrastruktur yang akan mendukung proses pembelajaran Sekolah Rakyat di Bumi Blambangan. (sgt)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#pemkab banyuwangi #Sekolah Rakyat