Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kenapa 1 Juni Disebut Hari Lahir Pancasila? Ini Sejarah Lengkapnya

Lugas Rumpakaadi • Sabtu, 31 Mei 2025 | 04:55 WIB
1 Juni ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila.
1 Juni ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila.

RADARBANYUWANGI.ID - Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni untuk mengenang momen bersejarah ketika Pancasila pertama kali diperkenalkan oleh Ir. Soekarno sebagai dasar negara Indonesia.

Penetapan hari ini sebagai hari libur nasional dilakukan melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016.

Latar Belakang Sejarah Hari Lahir Pancasila

Pada tahun 1945, situasi politik dan militer di Asia sedang memanas. Jepang, yang tengah terdesak dalam Perang Pasifik, berusaha menarik simpati rakyat Indonesia dengan menjanjikan kemerdekaan.

Sebagai bentuk realisasi janji tersebut, dibentuklah Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 29 April 1945. BPUPKI memiliki tugas penting, salah satunya adalah merumuskan dasar negara Indonesia.

Sidang pertama BPUPKI diselenggarakan pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945, dan menjadi panggung bagi tokoh-tokoh nasional seperti Mohammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno untuk menyampaikan gagasannya.

Pidato Soekarno, Lahirnya Istilah Pancasila

Puncak dari sidang BPUPKI terjadi pada 1 Juni 1945, ketika Soekarno menyampaikan pidatonya yang kemudian dikenal sebagai "Lahirnya Pancasila".

Dalam pidato tersebut, Soekarno memperkenalkan lima prinsip dasar negara yang ia sebut dengan istilah Pancasila, berasal dari bahasa Sanskerta yakni panca (lima) dan sila (prinsip/asas).

Lima sila yang diperkenalkan adalah:

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
  5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Proses Penyempurnaan: Piagam Jakarta dan Sidang PPKI

Usai pidato Soekarno, BPUPKI membentuk Panitia Sembilan untuk menyusun rumusan final dasar negara.

Pada 22 Juni 1945, mereka menghasilkan Piagam Jakarta yang berisi lima sila, dengan redaksi sila pertama, Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.

Namun, kalimat tersebut menimbulkan keberatan dari sebagian pihak, terutama wakil-wakil dari Indonesia Timur.

Untuk menjaga persatuan bangsa, akhirnya sila pertama diubah menjadi "Ketuhanan Yang Maha Esa".

Perubahan ini disepakati dalam sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada 18 Agustus 1945, sehari setelah proklamasi kemerdekaan.

Penetapan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila

Meskipun telah dikenal luas dalam sejarah, baru pada tahun 2016, pemerintah Indonesia secara resmi menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila.

Tujuannya adalah untuk mengajak seluruh rakyat Indonesia menghayati nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara.

Melalui peringatan ini, diharapkan masyarakat dapat merefleksikan kembali pentingnya Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sekaligus menumbuhkan semangat kebangsaan dan toleransi di tengah keberagaman. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#hari lahir pancasila