Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dispendik Banyuwangi Sebut 2.664 Kursi SPMB SMP Jalur Prestasi Terisi

Redaksi • Jumat, 30 Mei 2025 | 12:56 WIB
BERBURU KURSI: Para calon siswa mendaftar SPMB jalur prestasi di SMPN 1 Giri pada Senin (27/5) lalu.
BERBURU KURSI: Para calon siswa mendaftar SPMB jalur prestasi di SMPN 1 Giri pada Senin (27/5) lalu.

RADARBANYUWANGI.ID – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur prestasi untuk sekolah menengah pertama (SMP) negeri di Banyuwangi menunjukkan antusiasme yang luar biasa dari para calon siswa.

Setidaknya hal itu terbukti dari tingginya persentase kursi siswa baru yang telah terisi melalui jalur tersebut.

Berdasar data Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi dari 74 SMP negeri di Bumi Blambangan, total kuota yang tersedia lewat jalur prestasi mencapai 4.228 siswa.

Setelah proses seleksi rampung, sebanyak 2.664 siswa diterima di sekolah tujuan. Angka ini setara 63,01 persen dari total alokasi kursi yang tersedia.

Seperti diketahui, ada tiga alternatif jalur prestasi yang bisa dipilih oleh pendaftar, yakni prestasi akademik, non-akademik, dan prestasi rapor.

Semuanya menarik perhatian calon siswa. Di antara ketiga jalur tersebut, jalur prestasi nilai rapor menjadi yang paling diminati.

Berdasar hasil seleksi, dari jalur prestasi non-akademik, jumlah kursi yang terisi sebanyak 698 atau setara 57,78 persen dari jumlah kuota sebanyak 1.208 kursi.

Sedangkan dari jalur prestasi akademik, jumlah kursi yang terisi sebanyak 360 atau 29,8 persen dari alokasi yang mencapai 1.208 kursi.

Sementara itu, dari jalur prestasi nilai rapor, kursi yang terisi sebanyak 1.606. Jumlah sebanyak itu setara dengan 88,63 persen dari total alokasi kursi jalur prestasi nilai rapor yang mencapai 1.812 kursi.

Kepala Dispendik Banyuwangi Suratno melalui Kepala Bidang (Kabid) SMP Didik Eko Wahyudi menyampaikan bahwa tingginya jumlah pendaftar di jalur prestasi menunjukkan bahwa masyarakat memang sangat antusias untuk bersekolah di SMP negeri.

”Bahkan, beberapa sekolah seperti SMPN 1 Banyuwangi, SMPN 1 Genteng, dan SMPN 1 Purwoharjo menjadi beberapa sekolah yang sangat diminati dan menjadi rebutan calon murid,” ujarnya.

SMPN 1 Banyuwangi, misalnya, mencatatkan pendaftar yang sangat tinggi. Untuk jalur akademik dan non-akademik, masing-masing tercatat 44 dan 45 pendaftar, padahal kuota yang disediakan hanya 26 kursi untuk setiap jalur.

Untuk jalur rapor jumlah pendaftar hingga 120 orang, padahal kuota yang tersedia hanya 38 kursi.

Didik menjelaskan, tingginya peminat di jalur rapor dapat dipahami karena jalur ini tidak mensyaratkan dokumen-dokumen tambahan seperti piagam penghargaan atau sertifikat prestasi yang menjadi syarat wajib di jalur prestasi akademik.

”Jalur prestasi akademik memang agak lebih sulit diakses karena banyak calon siswa yang terkendala dalam memenuhi persyaratan administratif, seperti piagam atau penghargaan. Hal ini tidak terjadi di jalur rapor sehingga jalur tersebut lebih diminati,” jelas Didik.

Meski demikian, menurut Didik, keberagaman jalur pendaftaran SPMB memberikan kesempatan yang lebih luas bagi seluruh calon siswa untuk bisa melanjutkan pendidikan di SMP negeri.

”Dinas Pendidikan Banyuwangi pun berharap bahwa dengan tingginya partisipasi masyarakat ini, kualitas pendidikan SMP negeri di Banyuwangi akan terus meningkat,” tegasnya. (cw6-Mohamad Ksatria/sgt/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#jalur prestasi #banyuwangi #SPMB 2025