RADARBANYUWANGI.ID – Suasana bahagia sekaligus haru menyelimuti acara Akhirussanah Ke-4 SMP Darul Ilmi Banyuwangi, Kamis (29/5).
Sebanyak 20 santri mengikuti prosesi kelulusan yang diselenggarakan di lingkungan pesantren modern di Desa Kampunganyar, Kecamatan Glagah, tersebut.
Prosesi kelulusan 10 santri putra dan 10 santri putri ini juga dihadiri segenap jajaran guru, wali santri, dan tokoh masyarakat setempat. Salah satunya Kepala Desa (Kades) Kampunganyar Suwandi.
SMP Darul Ilmi dikenal sebagai Islamic boarding school yang tidak hanya menekankan pendidikan akademik modern, tetapi juga pembentukan karakter santri yang Bertakwa, Cerdas, dan Kreatif, serta kuat dalam hafalan Al-Qur’an.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Darul Ilmi Abdul Halim menyampaikan rasa syukurnya atas kelulusan para santri yang telah menjalani proses belajar selama tiga tahun.
Dia berharap para lulusan dapat menjaga dan menyebarkan nilai-nilai Al-Qur’an yang telah mereka pelajari.
”Para santri di sini (SMP Darul Ilmi) mendapat pendidikan unggul, terbukti dari kemampuan hafalan mereka. Ada yang sudah hafal 5 juz, bahkan ada yang mencapai 30 juz dalam satu kali duduk,” ungkapnya dengan bangga.
Puncak acara diwarnai haru ketika para santri diuji langsung oleh orang tua masing-masing mengenai hafalan Al-Qur’an yang telah dipelajari selama di pesantren.
Dengan lancar dan tepat para santri mampu melafalkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Ini membuktikan keseriusan dan ketekunan selama menuntut ilmu.
Kepala SMP Darul Ilmi Djuwita Rarasmaya juga tak mampu menyembunyikan rasa haru atas kelulusan para santri yang telah menuntut ilmu di sekolah tersebut selama 3 tahun.
”Mereka bukan hanya santri di sini (SMP Darul Ilmi), mereka sudah kami anggap keluarga. Semangat belajar mereka luar biasa dan pencapaian hari ini adalah bukti kerja keras mereka,” ujarnya.
Momen paling menyentuh acara Akhirussanah terjadi saat prosesi pelepasan, di mana para santri memberikan mahkota sebagai simbol rasa terima kasih dan penghormatan kepada orang tua mereka.
Alwi Shodiq, salah satu wali santri, mengaku sangat terharu dan bangga atas capaian anaknya selama menempuh pendidikan di SMP Darul Ilmi.
”Saya bersyukur anak saya bisa menjadi hafidz Al-Qur’an di usia muda. Terima kasih kepada seluruh pengajar dan pengasuh di Darul Ilmi yang sudah membimbing anak saya hingga sukses,” tuturnya penuh haru.
Abdul Hafizd, salah satu santri yang telah lulus juga menyampaikan rasa syukurnya telah menjadi bagian dari SMP Darul Ilmi.
”Saya senang bisa belajar di sini. Banyak ilmu yang saya dapat, baik agama maupun ilmu umum. Semoga bisa saya manfaatkan untuk masa depan dan menjadi bekal hidup saya,” katanya.
SMP Darul Ilmi terus berkomitmen mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga kuat dalam iman, akhlak, dan spiritualitas.
Melalui program boarding school dan hafalan Al-Qur’an, sekolah ini menjadi pilihan tepat bagi orang tua yang menginginkan pendidikan Islam modern yang berkualitas. (cw6-Mohamad Ksatria/sgt/c1)
Editor : Ali Sodiqin