Radarbanyuwangi.id - Buah lontar, yang juga dikenal dengan sebutan siwalan, tumbuh pada pohon palem lontar (Borassus flabellifer) dan banyak dijumpai di wilayah tropis beriklim panas dan lembap, seperti Indonesia, India, dan beberapa negara Asia Tenggara lainnya.
Buah ini memiliki kulit keras berwarna cokelat kehitaman. Saat dibelah, akan tampak daging buah putih tembus pandang yang kenyal dan berair, dengan rasa manis yang menyegarkan.
Komposisi Gizi Buah Lontar
Per 100 gram buah lontar mengandung sekitar 27 kalori, 93 gram air, 6 gram karbohidrat, 1 gram protein, 0,2 gram lemak, dan 1,6 gram serat.
Selain itu, buah ini juga menyediakan mineral penting seperti kalsium (90 mg) dan fosfor (243 mg), serta vitamin A, rangkaian vitamin B, dan vitamin C.
Kandungan airnya yang melimpah membuat lontar sangat cocok dikonsumsi demi menjaga hidrasi, terutama pada hari-hari bersuhu tinggi.
Manfaat Kesehatan Buah Lontar
- Menjaga Kecukupan Cairan Tubuh
Air dalam buah lontar membantu menstabilkan keseimbangan cairan, mencegah dehidrasi, dan memberikan efek menyegarkan saat cuaca panas.
- Memperkuat Sistem Imun
Berkat vitamin C dan antioksidan, buah lontar mendukung daya tahan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit.
- Mendukung Pencernaan Sehat
Serat alami pada lontar memperlancar proses pencernaan, mengurangi risiko sembelit, dan merawat kesehatan saluran cerna.
- Menguatkan Tulang dan Gigi
Pasokan kalsium dan fosfor membantu mempertahankan kepadatan tulang dan kesehatan gigi.
- Membantu Pengaturan Berat Badan
Dengan kalori rendah dan serat tinggi, lontar memberikan rasa kenyang lebih lama, mendukung program diet dan penurunan berat badan.
- Merawat Kesehatan Kulit
Kandungan vitamin C berperan dalam sintesis kolagen, yang menjaga elastisitas dan kekencangan kulit.
Cara Menikmati Buah Lontar
Anda dapat menyantap lontar langsung setelah mengupas kulitnya. Buah ini juga lezat diolah menjadi es buah, sop buah, jeli, selai, atau campuran yogurt.
Untuk mendapatkan khasiat terbaik, konsumsi lontar dalam keadaan segar dan hindari pengolahan berlebih agar nutrisi tetap terjaga. (*)
Editor : Ali Sodiqin