RadarBanyuwangi.id - Dalam khazanah cerita rakyat Indonesia, nama Kuyang bukanlah hal asing, khususnya di wilayah Kalimantan.
Makhluk mitos ini dikenal sebagai salah satu sosok paling menyeramkan dalam legenda horor lokal.
Bukan sekadar cerita pengantar tidur, kisah tentang kuyang diyakini benar-benar eksis oleh sebagian masyarakat pedalaman, bahkan hingga hari ini.
Kuyang digambarkan sebagai kepala manusia yang melayang di malam hari, dengan organ-organ tubuh menggantung tanpa badan.
Ia diyakini memburu darah bayi atau perempuan yang baru saja melahirkan demi mempertahankan kekuatan ilmu hitam dan keabadiannya.
Asal Usul Kuyang yang Tidak Biasa
Berbeda dengan sosok hantu populer lainnya seperti kuntilanak atau pocong, kuyang bukanlah arwah gentayangan.
Ia berasal dari manusia hidup yang menjalani praktik ilmu hitam tingkat tinggi, biasanya untuk tujuan keabadian dan kekayaan melalui pesugihan.
Di siang hari, sosok ini tampak seperti manusia biasa, namun berubah wujud menjadi kuyang saat malam tiba.
Titik Lemah yang Bisa Dimanfaatkan
Kuyang memiliki satu kelemahan fatal, yaitu tubuh aslinya yang ditinggalkan saat ia bertransformasi.
Umumnya, tubuh ini disembunyikan di tempat yang sepi, seperti semak-semak atau pinggiran sungai.
Masyarakat percaya bahwa jika tubuh ini ditutupi dengan kain atau disembunyikan, kuyang akan kesulitan kembali dan akhirnya kehilangan kekuatannya.
Baca Juga: 7 Langkah Pagi yang Bikin Produktif Sepanjang Hari Kerja
Benda-Benda Penangkal Kuyang
Untuk menangkal gangguan kuyang, masyarakat Kalimantan telah mewariskan berbagai cara tradisional.
Berikut ini benda-benda yang dipercaya ampuh mengusir atau mencegah kuyang masuk ke dalam rumah:
- Bawang merah dan bawang putih
- Cermin dan sisir
- Pisau
- Rumput jeringau
- Sapu ijuk
- Panci atau wajan
Benda-benda ini biasanya ditempatkan di dekat tempat tidur ibu hamil atau bayi yang baru lahir, serta digantung di pintu dan jendela sebagai pelindung.
Doa-Doa Perlindungan Menurut Ajaran Islam
Dalam pandangan Islam, kuyang digolongkan sebagai makhluk jahat yang berasal dari kerja sama manusia dengan jin.
Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan membaca Surat An-Naas secara rutin, terutama saat malam hari, untuk memohon perlindungan dari Allah SWT terhadap segala bentuk gangguan makhluk halus.
Ciri-Ciri Pengguna Ilmu Kuyang
Meskipun hidup sebagai manusia biasa di siang hari, ada beberapa tanda yang diyakini bisa mengidentifikasi seseorang yang memiliki ilmu kuyang:
- Memiliki luka atau goresan di sekitar leher yang selalu tertutup
- Gelisah saat mendengar ayat suci atau doa
- Menjauhi benda-benda seperti bawang atau sapu ijuk
Jika kamu menemukan seseorang dengan ciri-ciri tersebut, disarankan untuk tetap waspada dan memperbanyak doa perlindungan. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi