Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Memilih Bahan Bingkai Kacamata! Plastik vs Logam

Bayu Shaputra • Selasa, 20 Mei 2025 | 10:30 WIB
Bingkai kacamata dari logam.
Bingkai kacamata dari logam.

RadarBanyuwangi.id - Bingkai kacamata bukan hanya penopang lensa, tetapi juga elemen penting yang memengaruhi kenyamanan, ketahanan, dan gaya pemakainya.

Dari material plastik ringan hingga logam superkuat, setiap bahan menawarkan keunggulan dan kelemahan tersendiri.

Memahami jenis-jenis bahan bingkai kacamata serta karakteristiknya membantu Anda memilih rangka yang paling sesuai dengan kebutuhan visual, aktivitas harian, dan selera estetika.

Plastik (Polymer)

- Cellulose Acetate

Cellulose acetate adalah plastik paling umum untuk bingkai kacamata ringan, tersedia dalam berbagai warna, dan mudah dibentuk. Biasanya setebal 7–10 mm, bahan ini menawarkan ketahanan benturan baik dan kemudahan perbaikan jika patah.

- Optyl

Optyl adalah turunan polyester yang elastis dan hypoallergenic, dapat kembali ke bentuk semula setelah ditekuk. Dengan bobot sekitar 40 % lebih ringan dari cellulose acetate, Optyl cocok bagi yang mencari kenyamanan seharian.

- Trivex dan Polycarbonate

Trivex dan polycarbonate sering dipakai untuk sports frames karena ketahanan benturannya melebihi plastik biasa. Polycarbonate ringan dan melindungi hingga UV 400, sedangkan Trivex unggul dalam kejernihan optik dan kekuatan.

Logam dan Paduannya

- Stainless Steel

Stainless steel populer karena tahan karat dan kuat, meski sedikit lebih berat dari titanium. Ketebalan rata‑rata bingkai 1–1.5 mm memberikan kesan profesional dan awet.

- Titanium

Ringan (density ~ 4.5 g/cm³), hypoallergenic, dan tahan korosi, titanium sering dipakai pada bingkai premium. Beberapa aloi titanium bahkan menyertakan memori kembalinya (memory metal) untuk mengurangi risiko patah.

- Monel dan Beryllium

Monel (paduan nikel‑tembaga) murah dan mudah dibentuk, tetapi dapat memicu alergi pada beberapa orang. Beryllium lebih stabil dan ringan, ideal untuk bingkai fleksibel, tapi harganya lebih tinggi.

Bahan Unik dan Ramah Lingkungan

- Kayu dan Bambu

Frame kayu dan bambu menawarkan estetika organik dan ringan; setiap pasang unik berkat serat alami . Perawatan meliputi pelapisan minyak alami agar tahan air dan awet.

- Bio‑based Plastics

Beberapa merek menggunakan plastik berbahan dasar nabati misalnya PLA mengurangi jejak karbon dan memudahkan proses daur ulang.

Kriteria Pemilihan Bingkai

- Berat dan Kenyamanan: Plastik berat vs. logam ringan (titanium).

- Daya Tahan: Pilih polycarbonate atau Trivex untuk aktivitas ekstrem.

- Alergi: Hindari nikel (Monel), pilih Optyl atau titanium hypoallergenic.

- Estetika: Kayu untuk kesan natural, cellulose acetate untuk warna cerah

Editor : Ali Sodiqin
#kesehatan mata #Bingkai Kacamata #logam #plastik #Logam vs plastik