RadarBanyuwangi.id - Bunga mentega, atau yang dikenal secara ilmiah sebagai Nerium oleander, sering dijadikan tanaman hias karena warna bunganya yang menarik dan mudah tumbuh di berbagai jenis tanah.
Namun, tak banyak yang menyadari bahwa daun dari bunga ini ternyata menyimpan racun yang bisa membahayakan kesehatan, bahkan nyawa.
Daun bunga mentega mengandung senyawa beracun seperti oleandrin dan neriin. Kedua zat ini tergolong glikosida jantung, yaitu zat yang dapat memengaruhi kerja otot jantung secara langsung.
Jika dikonsumsi, walaupun hanya sedikit, racun ini bisa menimbulkan gejala keracunan serius seperti mual, muntah, sakit perut, diare, detak jantung tidak teratur, bahkan pingsan.
Bahaya daun bunga mentega ini tidak hanya mengintai manusia, tetapi juga hewan peliharaan seperti kucing, anjing, dan kambing.
Banyak laporan menyebutkan kasus hewan ternak yang mati setelah memakan dedaunan bunga ini. Oleh karena itu, penting untuk memastikan daun bunga mentega tidak tercampur dalam pakan hewan atau digunakan sembarangan.
Yang lebih mengkhawatirkan, daun bunga mentega tetap beracun meskipun sudah kering. Artinya, meski sudah gugur atau terlihat tak lagi segar, racun dalam daun tersebut masih bisa membahayakan jika tertelan.
Untuk itu, masyarakat diimbau untuk berhati-hati saat menanam bunga mentega di pekarangan rumah.
Anak-anak perlu diawasi agar tidak menyentuh atau memasukkan bagian tanaman ini ke mulut. Meskipun tampilannya menarik, daun bunga mentega jelas bukan sesuatu yang bisa disepelekan. Lebih baik waspada daripada menyesal kemudian. (*)
Editor : Ali Sodiqin