RadarBanyuwangi.id - Bunga telang (Clitoria ternatea) merupakan tanaman merambat yang tidak hanya memikat dari segi visual, tetapi juga bermanfaat luas dalam dunia kuliner, kesehatan, dan pertanian.
Tanaman ini dikenal luas karena warna kelopaknya yang mencolok, mulai dari biru pekat hingga putih pucat, bahkan ungu kemerahan.
Di balik keindahannya, bunga telang memiliki beragam varietas dengan karakteristik unik yang patut diketahui.
Varian Bunga Biru Klasik
Merupakan bentuk paling dikenal dari bunga telang. Bunga tunggal ini menampilkan kelopak berwarna biru nila dengan corak kuning lembut di tengah. Ukuran bunga mencapai diameter 4-5 cm dan tumbuh merambat hingga 3 meter.
Keunggulan utamanya adalah kemudahan adaptasi terhadap berbagai jenis tanah dan kemampuannya berbunga sepanjang tahun di iklim tropis.
Cultivar Alba Bunga Putih Langka
Alba adalah varietas langka yang menampilkan bunga berwarna putih krem pucat dengan garis kuning halus.
Warna ini muncul karena mutasi genetik yang menonaktifkan produksi pigmen antosianin, penyebab warna biru.
Karena netralitas warnanya, Alba kerap digunakan sebagai bahan pewarna makanan atau penghias taman bertema monokrom.
Bentuk Semi-Double dan Double
Varietas semi-double memiliki lapisan kelopak tambahan sebagian, menghasilkan tampilan yang lebih bertekstur namun tetap ringan.
Sementara itu, varietas double memiliki kelopak berlapis-lapis, bahkan bisa mencapai delapan lapisan, menciptakan kesan seperti mawar biru mini. Ketahanan mekar bunga ini juga lebih lama dibandingkan bunga tunggal.
Baca Juga: Jangan Salah Pilih, Kenali Jenis Lovebird dari Warna dan Habitat Aslinya
Blue Sails, Favorit untuk Budidaya
Blue Sails merupakan kultivar unggul hasil pengembangan untuk keperluan pertanaman massal. Tumbuh dengan pola tegak hingga setinggi 2 meter, tanaman ini sangat tahan terhadap serangan hama seperti tungau dan kutu putih.
Waktu mekarnya relatif cepat, yakni sekitar 60 hari sejak biji ditanam. Warna birunya lebih terang dari varian liar, menjadikannya favorit untuk produksi teh bunga telang dan ekstrak industri.
Varietas Eksotis dengan Warna Berubah
Beberapa laporan menyebutkan adanya bunga telang dengan rona ungu kemerahan atau pink-biru yang muncul akibat perubahan pH tanah atau larutan air.
Ketika air hasil rendaman bunga telang dicampur asam seperti air jeruk nipis, warnanya akan berubah dari biru ke ungu atau merah muda.
Fenomena ini sering dimanfaatkan dalam kuliner untuk membuat minuman estetik yang juga bersifat fungsional.
Lebih dari Sekadar Hiasan: Manfaat Agrikultur dan Kuliner
Bunga telang tak hanya cantik, namun juga serbaguna. Kelopaknya digunakan sebagai pewarna alami dalam makanan dan minuman.
Selain itu, tanaman ini juga kerap dimanfaatkan sebagai pakan ternak, penutup tanah, hingga tanaman peneduh.
Keberagaman varietas bunga telang memudahkan penggunaannya untuk berbagai keperluan estetika dan fungsional. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi