RadarBanyuwangi.id - Agama Buddha merupakan salah satu dari enam agama resmi yang diakui di Indonesia.
Meskipun bukan agama mayoritas, pemeluk Buddha tersebar di berbagai wilayah Indonesia, dengan konsentrasi tertinggi di provinsi-provinsi tertentu yang memiliki sejarah panjang dan komunitas Tionghoa yang kuat.
Menurut data terbaru dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), berikut adalah daftar provinsi dengan jumlah pemeluk agama Buddha terbanyak di Indonesia, lengkap dengan angka estimasi terkini.
1. DKI Jakarta
Sebagai pusat ibu kota negara, Jakarta menjadi rumah bagi populasi Buddha terbesar di Indonesia.
- Jumlah umat Buddha: 382,1 ribu jiwa
- Persentase dari total penduduk provinsi: 3,5 persen
2. Sumatera Utara
Medan dan sekitarnya menjadi pusat penyebaran agama Buddha di Pulau Sumatera.
- Jumlah umat Buddha: 347,8 ribu jiwa
- Persentase dari total penduduk provinsi: 2,2 persen
3. Kalimantan Barat
Provinsi ini memiliki persentase umat Buddha tertinggi secara nasional.
- Jumlah umat Buddha: 301,3 ribu jiwa
- Persentase dari total penduduk provinsi: 17 persen
4. Banten
Banten menjadi salah tempat berkembangnya berbagai agama, termasuk Buddha.
- Jumlah umat Buddha: 151,8 ribu jiwa
- Persentase dari total penduduk provinsi: 1,2 persen
5. Kepulauan Riau
Kepulauan Riau juga mencatat jumlah pemeluk Buddha yang signifikan dengan urutan kelima terbanyak di Indonesia.
- Jumlah umat Buddha: 150,3 ribu jiwa
- Persentase dari total penduduk provinsi: 6,6 persen
Sebaran Tambahan di Provinsi Lain
Selain lima provinsi utama di atas, beberapa daerah lain yang memiliki komunitas Buddha aktif antara lain:
- Riau: 137,3 ribu jiwa
- Jawa Barat: 99,5 ribu jiwa
- Jawa Timur: 68,3 ribu jiwa
- Sumatera Selatan: 67,7 ribu jiwa
- Kepulauan Bangka Belitung: 61,8 ribu jiwa.
Meskipun bukan agama mayoritas, pemeluk Buddha di Indonesia memiliki persebaran yang luas dan komunitas yang kuat, terutama di provinsi dengan sejarah migrasi etnis Tionghoa dan daerah perkotaan yang multikultural.
Keberadaan vihara, sekolah, serta kegiatan sosial-keagamaan turut memperkuat eksistensi umat Buddha di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi