RadarBanyuwangi.id - Di balik tampilannya yang sederhana, kelengkeng ternyata memiliki nilai ekonomi tinggi tergantung jenisnya.
Beberapa varietas bahkan dijual dengan harga fantastis, mencapai ratusan ribu rupiah per kilogram.
Artikel ini membahas lima jenis kelengkeng termahal di pasar Indonesia, lengkap dengan ciri khas, masa panen, dan alasan di balik harga selangitnya.
1. Ruby Longan (Kelengkeng Merah)
Asal: Vietnam
Harga: Rp35.000-Rp257.000/kg (rata-rata Rp104.000/kg)
Ruby Longan menjadi primadona karena tampilannya yang eksotis, kulit merah keunguan yang mencolok dan daging putih yang padat serta manis. Biji kecil membuat rasio daging per buah sangat tinggi, menambah nilai ekonomis.
Di iklim tropis seperti Indonesia, Ruby Longan sudah bisa berbuah dalam waktu 2 tahun. Popularitasnya membuat varietas ini jadi komoditas premium di banyak pasar daring.
2. Dried Longan (Kelengkeng Kering)
Asal: Produk olahan
Harga: Hingga Rp265.000/kg
Kelengkeng kering bukan varietas tersendiri, namun produk olahan dari buah matang yang dikeringkan.
Nilai jualnya bahkan lebih tinggi daripada buah segar karena daya simpannya lebih lama dan praktis untuk distribusi serta konsumsi.
Rasa manis pekat dan aroma khas tetap terjaga meski dalam bentuk kering, menjadikannya favorit di kalangan pecinta herbal dan makanan sehat.
3. Kinglong
Asal: Introduksi sejak 2000-an
Harga: Rp60.000-Rp80.000/kg
Kinglong dikenal sebagai kelengkeng berukuran besar dengan daging tebal dan biji kecil. Berasal dari varietas hasil perbaikan genetik, Kinglong mulai dikenal luas di sentra pertanian seperti Jawa Barat.
Masa tanam hingga panen relatif singkat, yaitu sekitar 18 bulan, menjadikannya favorit petani dengan permintaan pasar stabil.
4. New Kristal
Asal: Dataran tinggi dan rendah Indonesia
Harga: Rp50.000-Rp70.000/kg
New Kristal memiliki ciri khas daging buah yang bening seperti kristal, manis, dan biji kecil. Varietas ini terkenal karena tahan terhadap perubahan cuaca ekstrem.
Waktu panen tergolong cepat, yaitu 12-18 bulan setelah tanam. Penampilannya yang premium membuatnya sering dibeli sebagai buah oleh-oleh dan buah meja untuk pasar kelas atas.
5. Puang Ray
Asal: Thailand
Harga: Rp70.000-Rp90.000/kg
Puang Ray menonjol karena daya tahan terhadap hama serta hasil panen yang berlimpah. Buahnya padat dalam satu tangkai, dagingnya tebal dan berair. Masa berbuah sekitar 24 bulan, cocok untuk dibudidayakan secara komersial.
Rasa manis dan tekstur kenyalnya membuat varietas ini populer di kalangan pembibit dan konsumen langsung.
Kelengkeng bukan hanya buah konsumsi biasa. Melalui seleksi varietas unggul dan pengolahan pascapanen seperti pengeringan, buah ini mampu menghadirkan nilai ekonomi tinggi.
Ruby Longan dan dried longan memimpin daftar sebagai yang termahal di Indonesia, sementara Kinglong, New Kristal, dan Puang Ray menjadi alternatif unggulan dengan produktivitas tinggi dan kualitas prima. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi