RadarBanyuwangi.id - Kelapa kopyor adalah salah satu varietas kelapa yang unik dan langka di Indonesia.
Keunikan utamanya terletak pada daging buahnya yang empuk, tidak melekat pada tempurung, dan memiliki tekstur remah yang berbeda dari kelapa biasa.
Fenomena ini terjadi akibat mutasi genetik alami yang menyebabkan perkembangan endosperma menjadi tidak normal.
Sejarah dan Asal Usul
Kelapa kopyor pertama kali didokumentasikan dalam literatur ilmiah pada tahun 1931 oleh Edwin Copeland, seorang ahli botani Amerika yang bekerja untuk Departemen Pertanian Filipina.
Spesimen yang diteliti berasal dari wilayah Laguna di Filipina dan Jawa di Indonesia.
Di Indonesia, kelapa kopyor dianggap sebagai bagian dari keanekaragaman genetik plasma nutfah kelapa yang hanya ditemukan di wilayah ini.
Karakteristik dan Ciri-Ciri
Kelapa kopyor memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari kelapa biasa:
- Tekstur Daging Buah: Empuk, remah, dan tidak melekat pada tempurung.
- Kandungan Air: Jumlah air kelapa lebih sedikit dibandingkan kelapa normal.
- Rasa: Lebih manis dan gurih, dengan kandungan sukrosa yang lebih tinggi (sekitar 92% dari total gula) serta lebih banyak asam amino dan asam organik seperti asam sitrat dan malat.
Budidaya dan Tantangan
Menanam kelapa kopyor memiliki tantangan tersendiri. Karena mutasi genetik yang menyebabkan kelainan ini, kelapa kopyor tidak dapat diperbanyak secara alami melalui biji.
Untuk mengatasi hal ini, para peneliti telah mengembangkan teknik kultur jaringan untuk memperbanyak tanaman kelapa kopyor secara massal. (*)
Editor : Ali Sodiqin