RADARBANYUWANGI.ID – Sebanyak 42 anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMPN 1 Kalibaru melakukan kunjungan edukatif ke Gedung Graha Pena, kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa), Rabu (7/5).
Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengenalkan dunia jurnalistik serta proses pembuatan koran kepada siswa.
Para siswa tersebut datang didampingi oleh Guru Bidang Kesiswaan SMPN 1 Kalibaru Khoiru Rijal dan beberapa guru lain. Mereka disambut hangat oleh kru JP-RaBa Benny Siswanto.
Dalam kesempatan tersebut, Benny memberikan materi yang informatif mengenai alur produksi koran.
Para siswa mendapatkan penjelasan detail tentang bagaimana koran dicetak di Percetakan Temprina yang berlokasi di Bali, proses pengiriman ke Banyuwangi memanfaatkan perahu, hingga koran sampai ke tangan pembaca.
Tak hanya itu, para anggota OSIS SMPN 1 Kalibaru juga dibekali pemahaman mengenai aktivitas jurnalistik di media cetak.
Mulai dari tugas seorang wartawan di lapangan hingga tahap-tahap penyusunan berita yang layak untuk dipublikasikan.
Bahkan, para siswa juga berkesempatan melihat secara langsung proses layout koran di ruang redaksi.
Hal ini memberikan gambaran nyata tentang bagaimana sebuah halaman koran dirancang sebelum dicetak.
Guru Kesiswaan SMPN 1 Kalibaru Khoiru Rijal mengungkapkan bahwa agenda kunjungan ini merupakan bagian dari program sekolah untuk memperkenalkan siswa, khususnya anggota OSIS, pada dunia media cetak.
”Di sekolah kami juga memiliki majalah dinding (mading) yang dikelola oleh siswa. Dengan kunjungan ini, kami berharap siswa dapat memahami bagaimana proses jurnalistik yang benar setelah melihat langsung operasional di JP-RaBa,” ujarnya.
Selain mengunjungi Graha Pena JP-RaBa, rombongan siswa SMPN 1 Kalibaru juga melakukan kunjungan edukatif ke Gedung DPRD Banyuwangi untuk mempelajari aktivitas wakil rakyat.
Rangkaian kegiatan kemarin ditutup dengan kunjungan wisata ke Bangsring Underwater untuk memberikan pengalaman belajar yang beragam dan menyenangkan bagi para siswa.
Sementara itu, Ketua OSIS SMPN 1 Kalibaru Surya Septianisasi mengatakan, berkunjung ke Grha Pena menjadi pengalaman berharga bagi para siswa.
Selama ini banyak siswa yang tidak tahu bagaimana proses pembuatan koran sampai akhirnya bisa dibaca oleh masyarakat.
”Ini menambah wawasan baru bagi kami, ternyata informasi tidak tiba-tiba tercetak seperti itu saja,” kata dia.
Surya menambahkan, para siswa yang mengikuti OSIS juga mendapat pengetahuan tentang ilmu jurnalistik. Setidaknya para siswa kini tahu cara pembuatan berita yang tepat sehingga ilmu itu bisa diaplikasikan saat pembuatan mading di sekolah.
”Ada informasi, penggunaan teknologi, sampai teknik foto. Ini menambah pengalaman baru bagi kami,” pungkasnya. (fre/sgt/c1)
Editor : Ali Sodiqin