RADARBANYUWANGI.ID – Dalam upaya membangun literasi dari desa dan kelurahan serta memajukan Banyuwangi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuwangi menggelar acara Apresiasi Penyelenggaraan Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik Tingkat Kabupaten Banyuwangi Tahun 2025.
Acara ini berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan pada Kamis (8/5/2025).
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banyuwangi, Zen Kostolani, M.Si., serta Pustakawan Yusup Khoiri.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengapresiasi dan memotivasi perpustakaan desa dan kelurahan yang telah memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengembangkan perpustakaan sebagai pusat belajar mandiri.
“Mari jadi denyut literasi dari desa/kelurahan karena dari rak-rak buku yang sederhana, lahirlah masa depan Banyuwangi cemerlang,” ungkap Zen Kostolani dalam sambutannya.
Sebanyak 25 desa dan kelurahan telah lolos seleksi untuk mengikuti acara temu teknik ini. Dari 25 peserta tersebut, dewan juri akan menyaring menjadi 6 perpustakaan terbaik.
Selanjutnya, panitia penyelenggara akan memilih juara 1, 2, 3, serta harapan 1, harapan 2, dan harapan 3 dari enam perpustakaan yang terpilih.
Untuk menentukan enam perpustakaan terbaik, para juri, yang terdiri dari Rahman Bayu Saksono dari Jawa Pos Radar Banyuwangi dan Mas Tunggul dari Rumah Literasi Indonesia di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, akan melakukan tinjauan lapang ke 25 desa dan kelurahan yang berpartisipasi dalam acara ini.
Dengan adanya apresiasi ini, diharapkan perpustakaan desa dan kelurahan dapat terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan, sehingga dapat menjadi contoh bagi perpustakaan lainnya di Kabupaten Banyuwangi. (*)
Editor : Ali Sodiqin