Rektor UI Cordoba Prof Agus Trihartono SSos MA PhD dikukuhkan sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Diplomasi di Universitas Negeri Jember kemarin (17/4).
Pengukuhan yang berlangsung khidmat itu digelar di Gedung Auditorium Unej bersama lima guru besar lainnya, Prof Dr Apt Yudi W. SSi MSi, Prof Dra Hari S. MSc PhD, Prof Dr Sukatman MPd, Prof Dr Ir Jojok WidodoS ST MT, dan Prof Dr Sutisna SPd MSi.
Dalam pengukuhan itu, Prof Agus menyampaikan orasi ilmiah berjudul, ”Soft Power: Menguatkan Peran Indonesia di Panggung Dunia”. Dalam paparannya, dia membahas sejumlah poin penting seperti power dalam hubungan internasional, sumber hard power, dan soft power di Indonesia.
”Ini prestasi dan membanggakan,” ujar Ketua Senat UI Cordoba, Banyuwangi, KH Rohmatullah Dimyati
Menurut kiai muda yang biasa disapa Gus Rohmat itu, capaian akademik paling tinggi Rektor UI Cordoba Agus Trihartono dengan menjadi guru besar bergelar profesor ini, salah satu prestasi yang membanggakan bagi civitas academica UI Cordoba Banyuwangi dan Yayasan Pondok Pesantren Mabadi’ul Ihsan.
”Ini tidak hanya capaian pribadi, namun juga wujud nyata dari dedikasi beliau dalam pengembangan masyarakat,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.
Gus Rohmat menyebut tanggung jawab yang baru disematkan kepada Rektor UI Cordoba itu juga akan menjadi inspirasi bagi kampusnya, untuk terus berbenah dan menjadi lebih baik.
”Semoga amanah itu juga bisa diemban dengan integritas dan semangat kolaboratif,” tandasnya.
Dengan dikukuhkannya Prof Agus sebagai salah satu guru besar di Universitas Jember, akan menjadi energi positif bagi insan akademi Universitas Islam Cordoba Banyuwangi.
”Ini menjadi efek yang baik, dan akan menjadi penyemangat bagi kami untuk selalu berkarya, baik akademik maupun nonakademik, tentunya dengan mengembangkan keilmuan bagi mahasiswa kami,” tuturnya.
Gus Rohmat berharap kontribusi dari Prof Agus sebagai rektor di kampusnya akan membawa dampak yang baik bagi mahasiswa di kampus yang memiliki empat fakultas, yakni Fakultas Dakwah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dan Fakultas Ushuluddin tersebut.
”Mudah-mudahan ini akan menambah kekuatan bagi Universitas Islam Cordoba Banyuwangi,” harapnya. (sas/abi/c1)
Editor : Niklaas Andries