RADAR BANYUWANGI – Pondok Ramadan yang dihelat Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa) terus bergulir. Rabu (19/3), puluhan siswa SDN 1 Lateng mendapat bekal materi bijak bermedia sosial dari kru redaksi koran harian pagi yang terbit sejak Juli 1999 ini.
Sebelum pembekalan materi, para siswa dihibur penampilan grup hadrah Almujahidin. Anggota grup hadrah tersebut tidak lain merupakan para siswa SDN 1 Lateng.
Sementara itu, narasumber asal JP-RaBa Sigit Hariyadi menyampaikan materi tentang bijak memanfaatkan gawai dan media sosial. Sebab, ibarat pisau bermata dua, gawai alias gadget bisa memberikan dampak positif dan dampak negatif.
Dampak positif gawai antara lain memudahkan siswa dalam mengerjakan tugas sekolah, memudahkan komunikasi, sebagai media refreshing, serta mempermudah akses informasi. Di sisi lain, jika tidak dimanfaatkan dengan bijak, gadget bisa menimbulkan dampak negatif, seperti pola tidur menjadi terganggu, bisa kecanduan permainan online, jadi sarana untuk melakukan penipuan dan aksi kejahatan, bisa terpapar informasi palsu alias hoaks, hingga memicu budaya flexing dan FOMO (fear of missing out).
Secara garis besar, flexing adalah suatu kebiasaan seseorang untuk memamerkan apa yang dimiliki di media sosial untuk mendapat pengakuan dari orang lain. Sedangkan FOMO adalah perasaan cemas dan takut yang timbul di dalam diri seseorang akibat ketinggalan sesuatu yang baru seperti tren, berita viral, dan lain sebagainya.
Usai menyampaikan materi, Sigit lantas mengajak para siswa bermain kuis berhadiah buku karya Direktur JP-RaBa Samsudin Adlawi. Pertanyaan kuis tersebut seputar metari yang telah dipaparkan kepada para siswa. Hasilnya positif, para siswa adu cepat menjawab pertanyaan yang dilontarkan.
Kepala SDN 1 Lateng Rohmaniyah mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya, JP-RaBa menjadi partner yang baik bagi SMPN 3 Banyuwangi dalam penyelenggaraan Pondok Ramadan. ”Setiap tahun kami selalu bekerja sama dengan JP-RaBa. Pondok Ramadan tahun ini adalah Pondok Ramadan kali keenam yang digelar SDN 1 Lateng bekerja sama dengan Radar Banyuwangi,” kata dia.
Menurut Rohmaniyah, para siswa sangat antusias mengikuti Pondok Ramadan ini. Karena selain mendapat bekal keagamaan, anak-anak juga mendapat bekal bijak bermedia sosial serta mendapat bekal ilmu jurnalistik dasar. ”Alhamdulillah, pengetahuan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak,” pungkasnya. (sgt/c1)
Editor : Ali Sodiqin