Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Baru 7000 Siswa di Banyuwangi Tersentuh Program MBG, Ini Menu Khusus Selama Bulan Puasa

Fredy Rizki Manunggal • Kamis, 13 Maret 2025 | 11:00 WIB
DIBAWA PULANG: Guru membagikan porsi makan bergizi gratis di SDN 2 Kebalenan, Rabu (12/3).
DIBAWA PULANG: Guru membagikan porsi makan bergizi gratis di SDN 2 Kebalenan, Rabu (12/3).

RADAR BANYUWANGI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Banyuwangi terus diperluas hingga pertengahan bulan Maret ini.

Saat ini, program yang menyediakan makanan untuk siswa sekolah itu telah menyediakan 7.000 porsi makanan bergizi per hari.

Untuk saat ini MBG mencakup tiga wilayah, yaitu di Kecamatan Sempu, Kecamatan Rogojampi, dan Kelurahan Kebalenan. Program tersebut terus berjalan selama bulan Ramadan.

Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi, selama Ramadan pemberian MBG dikemas dengan makanan yang bisa dikonsumsi dalam waktu lebih lama.

Salah satunya seperti yang dibagikan di SDN Kebalenan. Siswa mendapatkan paket makanan yang berisi susu kotak, donat, kurma, dan telur.

Menu ini dibagikan pada pukul 08.00 setelah siswa datang ke sekolah.

Paket MBG tersebut diberikan kepada seluruh siswa, mulai kelas 1 sampai kelas 6.

”Berhubung sebagian besar siswa berpuasa, makanannya dibawa pulang. Sebagian ada yang dimakan di sekolah,” ujar Kepala SDN Kebalenan Tatik Sugiwati.

Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Arh) Joko Sukoyo mengatakan, perkembangan sasaran MBG sampai saat ini baru mencapai 7.000 porsi di Banyuwangi.

Dandim berharap cakupan untuk sasaran MBG bisa segera diperluas.

”Semua tergantung pelaku usaha untuk segera mengajukan diri menjadi mitra melalui Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mempercepat penyebaran MBG. Kalau tidak ada yang mengajukan perluasan cakupan, MBG juga akan lambat,” tegas Joko.

Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Wajib dan 8 Puasa Sunnah, Lengkap Arab Latin dan Artinya

Kodim sudah mengajukan lima tempat ke BGN untuk lokasi dapur umum. Pengajuan tersebut tinggal menunggu persetujuan dan verifikasi dari BGN untuk bisa membangun dapur umum di lokasi yang diajukan tersebut.

Dikatakan Joko, untuk distribusi MBG di wilayah Rogojampi dan Sempu didampingi Kodim. Sedangkan untuk Kelurahan Kebalenan, pendampingnya Danyon Arhanud 10 dan ditangani oleh mitra BGN yang mengajukan diri secara mandiri.

Di wilayah Kebalenan sementara ini sudah ada tiga sekolah, yaitu TK Sayu Wiwit, SDN Kebalenan, dan SMPN 2 Banyuwangi yang mendapat program tersebut.

”Di Rogojampi 3.000 porsi, di Sempu 3.000 porsi, dan Kebalenan 1.000 porsi, total sudah 7.000 porsi,” tegasnya.

Joko berharap dalam waktu dekat lebih banyak pihak, terutama pelaku usaha dan organisasi, yang mengajukan diri menjadi mitra melalui BGN untuk mempercepat penyebaran MBG.

Dandim menginginkan program ini tidak hanya terpusat di tiga wilayah, tapi bisa merata ke seluruh Banyuwangi.

”Kami mengajak pengusaha, komunitas, atau siapa pun yang ingin berkontribusi, segera bergabung sebagai mitra melalui BGN. Semakin banyak mitra, semakin cepat program ini menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” tandas Joko. (fre/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#Makan Bergizi Gratis #bulan puasa #Mbg #Menu MBG #banyuwangi