RadarBanyuwangi.id - Rabu Abu menandai awal Masa Prapaskah bagi umat Kristen, sebuah periode refleksi dan pertobatan yang berlangsung 40 hari sebelum Paskah.
Pada 5 Maret 2025, umat Katolik di seluruh dunia akan menjalankan puasa dan pantang sebagai bagian dari persiapan spiritual.
Kenapa Harus Berpuasa dan Berpantang?
Puasa dan pantang di Rabu Abu bukan sekadar menahan diri dari makanan, tetapi juga bentuk pengorbanan serta cara untuk lebih fokus pada Tuhan.
Ini menjadi momen untuk mengendalikan diri dari kenikmatan duniawi dan mendekatkan hati kepada Tuhan melalui doa dan pertobatan.
Aturan Puasa dan Pantang di Rabu Abu 2025
Puasa diwajibkan bagi mereka yang berusia 18 hingga 59 tahun. Aturannya, umat hanya boleh makan kenyang sekali sehari, dengan dua kali makan ringan.
Pantang berlaku bagi umat 14 tahun ke atas, di mana mereka harus menghindari sesuatu yang biasa dinikmati, seperti daging, makanan berlemak, jajan berlebihan, atau kebiasaan tertentu.
Pantangan Selain Makanan
Tidak hanya soal makanan, pantang juga bisa diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan. Beberapa contoh pantangan yang dapat dilakukan:
- Pantang media sosial untuk mengurangi distraksi dan lebih banyak berdoa.
- Pantang belanja berlebihan sebagai bentuk hidup sederhana.
- Pantang hiburan seperti menonton film atau bermain gim untuk lebih banyak merenungkan makna Prapaskah.
Dengan menjalankan puasa dan pantang, umat diajak untuk lebih mendekatkan diri pada Tuhan serta mempersiapkan diri menyambut Paskah dengan hati yang bersih. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi