RADAR BANYUWANGI – Menyambut hari pertama puasa Ramadhan, banyak keluarga Muslim yang mempersiapkan ritual mandi, termasuk niat mandi puasa Ramadhan.
Ritual ini tidak hanya dilakukan oleh pria dan wanita, tetapi juga oleh anak-anak, sebagai bentuk persiapan spiritual sebelum memasuki bulan suci.
Ritual mandi menjelang puasa Ramadhan adalah amalan yang dapat menyempurnakan ibadah kita di bulan suci.
Dengan niat yang tulus dan mengikuti tata cara yang benar, diharapkan umat Muslim dapat memasuki bulan Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh keberkahan.
Hukum Mandi Saat Puasa Ramadhan
Mandi menjelang puasa Ramadhan bukanlah mandi wajib, melainkan mandi sunnah yang dianjurkan setiap malam selama bulan puasa.
Dalam kitab Hasyiyah al-Bajuri (1/81) dijelaskan, "Sisa mandi-mandi yang disunahkan telah disebutkan dalam kitab-kitab yang panjang pembahasannya, di antaranya membersihkan badan karena hendak memasuki kota Madinah, dan setiap malam di bulan Ramadhan."
Imam Al-Adzrai menyatakan bahwa mandi sunnah ini tidak terbatas hanya bagi mereka yang hendak menghadiri salat berjemaah, melainkan dianjurkan untuk semua umat Muslim.
Oleh karena itu, tidak ada keharusan untuk mandi wajib menjelang puasa, karena tidak ada rukun atau syarat yang mengharuskannya.
Namun, melakukannya tetap dianjurkan, karena dapat menambah kekhususan dan kesucian umat menjelang bulan Ramadhan.
Niat Mandi Puasa Ramadhan
Niat mandi puasa Ramadhan adalah sebagai berikut:
نَوَيْتُ أَدَاءَ اْلغُسْلِ اْلمَسْنُوْنِ لِيْ فِيْ هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ رَمَضَانَ لله تَعَالَى
Nawaitu adâ'al ghuslil masnûni lî fî hadzihil lailatil min romadhona lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Aku berniat menjalankan mandi yang disunnahkan kepadaku pada malam ini di bulan Ramadhan karena Allah Ta'ala."
Tata Cara Mandi
Setelah membaca niat, prosesi mandi dapat dilanjutkan dengan mengikuti tata cara yang diajarkan dalam hadis.
Dari Aisyah, ia berkata, "Apabila Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mandi karena junub, maka beliau memulainya dengan membasuh kedua tangan. Beliau menuangkan air dengan tangan kanan ke atas tangan kiri, kemudian membasuh kemaluan dan berwudu dengan wudu untuk salat. Kemudian beliau menyiram rambut sambil memasukkan jari ke pangkal rambut hingga rata. Setelah selesai, beliau membasuh kepala sebanyak tiga kali, lalu beliau membasuh seluruh tubuh dan akhirnya membasuh kedua kaki." (HR. Bukhari dan Muslim).
Semoga amalan ini membawa manfaat dan meningkatkan kualitas ibadah kita selama bulan yang penuh rahmat ini. (*)
Editor : Ali Sodiqin