Dibalik kejadian mengenaskan itu, kuat dugaan korban meninggal dunia usai terjebak dalam RIP Current. Ini merupakan arus laut yang sangat berbahaya.
RIP Current merupakan arus kuat yang bergerak menjauh dari pantai.
Arus ini memiliki daya tarik yang sangat kuat sehingga dapat menyeret siapapun ke tengah laut.
RIP Current terbentuk akibat pertemuan gelombang laut yang sejajar dengan garis pantai. Kondisi ini menciptakan arus balik dengan kecepatan tinggi.
Arus ini bisa mencapai lebih dari 2 meter per detik. Ini membuatnya sangat berbahaya bagi wisatawan yang mandi atau bermain di laut.
Untuk menekan resiko terjebak RIP Current dapat dikenali dari beberapa ciri khasnya, diantaranya
1. Air yang Tampak Lebih Gelap
Daerah RIP Current cenderung berwarna lebih gelap karena arus balik membawa pasir ke luar laut.
3. Gelombang Kecil dan Permukaan Tenang
Wilayah RIP Current biasanya memiliki ombak yang tidak terlalu tinggi dan permukaan air yang cenderung tenang, meskipun sebenarnya daerah tersebut adalah jalur arus balik laut.
5. Buih yang Bergerak ke Laut
Ciri paling mudah dikenali adalah buih atau kotoran yang bergerak cepat menjauhi pantai.Jika melihat tanda ini, segeralah hindari area tersebut karena sangat berbahaya.
Jika terjebak dalam arus RIP Current, langkah pertama adalah tetap tenang dan berusaha untuk tidak panik.
Cobalah berenang menyamping untuk keluar dari zona arus balik. Setelah berhasil keluar, gunakan ombak yang mengarah ke pantai untuk berenang kembali dengan lebih mudah.
Penting untuk diingat: jangan mencoba berenang langsung ke pantai ketika terjebak di dalam RIP Current. Berenang melawan arus hanya akan menghabiskan energi.
Mengenali ciri-ciri dan cara menyelamatkan diri dari RIP Current sangat penting untuk meminimalisir risiko saat berwisata ke pantai, demi keselamatan bersama. (*)
Editor : Niklaas Andries