Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Lagi Ngetrend! Berikut Tips Mencegah Kebakaran Hutan, Jika Masih Ada Ini Jangan Coba-Coba Meninggalkan

Lugas Rumpakaadi • Senin, 20 Januari 2025 | 19:10 WIB
LATIH DIRI: Petugas Damkarmat melakukan simulasi pemadaman kejadian kebakaran hutan.
LATIH DIRI: Petugas Damkarmat melakukan simulasi pemadaman kejadian kebakaran hutan.

RadarBanyuwangi.id - Kejadian kebakaran hutan, terutama di Pulau Jawa, salah satu penyebabnya karena faktor kelalaian manusia. Baik disengaja atau pun tidak sengaja. 

Indonesia sering disebut sebagai paru-paru dunia karena memiliki area hutan yang sangat luas. Hutan dianggap memiliki peran penting sebagai penghasil oksigen bagi umat manusia di seluruh dunia.

Sayangnya, menurut Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kasus kebakaran hutan yang melanda di Indonesia selama tahun 2024 mencapai 629 kasus. Hal ini membuat area hutan di Indonesia makin menyempit.

Kebakaran hutan merupakan salah satu bencana yang disebabkan dua faktor, yaitu perbuatan manusia yang disengaja atau tidak disengaja dan juga faktor alam. Kebakaran hutan juga dapat menimbulkan banyak dampak negatif. Seperti kerusakan lingkungan hingga munculnya penyakit pada makhluk hidup.

Penyebab kebakaran hutan dengan faktor alam atau secara alami dipicu oleh petir, hingga akibat lelehan lahar gunung berapi. Ada juga kebakaran hutan yang diakibatkan oleh gesekan antara pepohonan di musim panas, yang kemudian menimbulkan percikan api.

Sementara itu, kebakaran hutan yang diakibatkan oleh petir dan gesekan pohon jarang terjadi di Indonesia. Apalagi pada hutan hujan tropis. Namun, kejadian tersebut dapat terjadi pada musim kemarau yang berkepanjangan.

Selain itu, cuaca ekstrem yang terjadi saat ini dengan suhu udara yang semakin panas akan menyebabkan rumput, ilalang, dan pohon pohon menjadi kering. Sehingga dapat berpotensi untuk terjadinya kebakaran.

Perlu diketahui, kebakaran hutan dapat terjadi oleh ketidaksengajaan atau kesengajaan manusia. Misalnya karena puntung rokok yang dibuang di area hutan. Atau api unggun di hutan yang lupa dipadamkan, atau tidak benar benar padam saat ditinggalkan.

Ada pula pembakaran sampah di area hutan, dan banyak kelalaian lainnya yang jadi pemicu kebakaran. Kebakaran jenis ini kerap terjadi di hutan-hutan pada gunung yang kerap dikunjungi oleh pecinta alam (pendaki gunung) di Pulau Jawa. (gas/bay)

Editor : Ali Sodiqin
#mencegah #kelalaian manusia #percikan api #kebakaran hutan