Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Begini Isi Detail Surat Siswi SDN 1 Rejosari kepada Bupati Ipuk Fiestiandani agar Diizinkan Melihat Isi Kantor Bupati Banyuwangi

Bayu Saksono • Minggu, 15 Desember 2024 | 22:24 WIB

radarbanyuwangi.id –  Surat untuk Bupati Ipuk Fiestiandani Azawar Anas yang ditulis E. Talita S., siswi SDN 1 Rejosari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi sangat menarik. Dalam surat itu, dia meminta dirinya dan teman-teman diizinkan untuk melihat langsung isi Kantor Bupati Banyuwangi. 

Sebagaimana lazimnya surat seorang anak kepada orang tua, Talita mengawali dengan menulis salam. Selanjutnya, dia melanjutkan dengan penyataan: ‘’Semoga ibu dalam keadaan sehat bersama keluarga.’’

Pada kalimat kedua, dia menulis: ‘’Mohon maaf kalau saya mengganggu tugas-tugas Ibuk.’’

Setelah itu, dia melanjutkan dengan kalimat: ” Begini, Buk. Saya mau minta izin berkunjung ke:’’

  1. Rumah jabatan yang indah.
  2. Kantor Bupati yang megah.
  3. Kantor DPRD yang cantik.

 Itulah petikan kalimat dalam surat Talita yang masih sekolah di SDN 1 Rejosari. Surat tersebut  merupakan satu dari ratusan surat peserta Lomba Menulis Surat untuk Bupati yang digelar Jawa Pos Radar Banyuwangi bersama Dinas Pendidikan Banyuwangi.

Sejatinya, keinginan Talita tak hanya minta diizinkan melihat ruang kerja Bupati Banyuwangi. Dia juga minta diizinkan untuk melihat ‘rumah dinas bupati yang megah’. Mungkin yang dimaksud rumah dinas bupati yang megah itu adalah Pendopo Sabha Swagata Blambangan.

Selain itu, Talita juga berharap agar Bupati Ipuk mengizinkan dirinya dan teman-teman diizinkan melihat langsung gedung DPRD yang cantik.

Meskipun faktanya setiap orang –apalagi warga Banyuwangi- boleh kapan saja berkunjung ke gedung DPRD dan Pendopo Kabupaten, tapi bagi Talita, itu adalah keinginan yang kuat. Karena itu, ketika ada kesempatan lomba menulis surat untuk bupati, dia tak  menyia-nyiakan kesempatan emas untuk menyampaikan keinginannya.

Ya, tentu boleh saja seorang anak minta apa saja kepada bupati .Sama halnya minta sesuatu kepada ibunda. Apalagi yang diminta itu sangat masuk akal dan mudah mengabulkannya bagi bupati.

Sementara itu, Lomba Menulis Surat untuk Bupati Banyuwangi ini digelar Jawa Pos Radar Banyuwangi bersama Dinas Pendidikan Banyuwangi dalam rangka peringatan Hari Ibu 22 Desember. Lomba yang didukung HIPMI dan KADIN Banyuwangi ini gratis alias tidak ada biaya pendaftaran. Ada dua kategori peserta lomba ini yakni:

  1. Kategori pelajar SD –MI
  2. Kategori pelajar SMP – MTs

Syarat dan Ketentuan Lomba adalah sebagai berikut:

Selanjutnya, surat karya peserta itu bisa dikirim ke:

Karya peserta harus sudah diterima paling lambat pada 19 Desember 2024, pukul 15.00 WIB. (*)

TULIS TANGAN: Surat yang ditulis Talita, siswi SDN 1 Rejosari kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestandani.
TULIS TANGAN: Surat yang ditulis Talita, siswi SDN 1 Rejosari kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestandani.
Editor : Bayu Saksono
#dinas pendidikan banyuwangi #SDN 1 Rejosari #Hari Ibu 2024 #Kantor Bupati #menulis #surat #pendopo #azwar anas #Lomba #Ipuk Fiestiandani #banyuwangi #bupati