radarbanyuwangi.id – Surat untuk Bupati Ipuk Fiestiandani Azawar Anas yang ditulis E. Talita S., siswi SDN 1 Rejosari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi sangat menarik. Dalam surat itu, dia meminta dirinya dan teman-teman diizinkan untuk melihat langsung isi Kantor Bupati Banyuwangi.
Sebagaimana lazimnya surat seorang anak kepada orang tua, Talita mengawali dengan menulis salam. Selanjutnya, dia melanjutkan dengan penyataan: ‘’Semoga ibu dalam keadaan sehat bersama keluarga.’’
Pada kalimat kedua, dia menulis: ‘’Mohon maaf kalau saya mengganggu tugas-tugas Ibuk.’’
Setelah itu, dia melanjutkan dengan kalimat: ” Begini, Buk. Saya mau minta izin berkunjung ke:’’
- Rumah jabatan yang indah.
- Kantor Bupati yang megah.
- Kantor DPRD yang cantik.
Itulah petikan kalimat dalam surat Talita yang masih sekolah di SDN 1 Rejosari. Surat tersebut merupakan satu dari ratusan surat peserta Lomba Menulis Surat untuk Bupati yang digelar Jawa Pos Radar Banyuwangi bersama Dinas Pendidikan Banyuwangi.
Sejatinya, keinginan Talita tak hanya minta diizinkan melihat ruang kerja Bupati Banyuwangi. Dia juga minta diizinkan untuk melihat ‘rumah dinas bupati yang megah’. Mungkin yang dimaksud rumah dinas bupati yang megah itu adalah Pendopo Sabha Swagata Blambangan.
Selain itu, Talita juga berharap agar Bupati Ipuk mengizinkan dirinya dan teman-teman diizinkan melihat langsung gedung DPRD yang cantik.
Meskipun faktanya setiap orang –apalagi warga Banyuwangi- boleh kapan saja berkunjung ke gedung DPRD dan Pendopo Kabupaten, tapi bagi Talita, itu adalah keinginan yang kuat. Karena itu, ketika ada kesempatan lomba menulis surat untuk bupati, dia tak menyia-nyiakan kesempatan emas untuk menyampaikan keinginannya.
Ya, tentu boleh saja seorang anak minta apa saja kepada bupati .Sama halnya minta sesuatu kepada ibunda. Apalagi yang diminta itu sangat masuk akal dan mudah mengabulkannya bagi bupati.
Sementara itu, Lomba Menulis Surat untuk Bupati Banyuwangi ini digelar Jawa Pos Radar Banyuwangi bersama Dinas Pendidikan Banyuwangi dalam rangka peringatan Hari Ibu 22 Desember. Lomba yang didukung HIPMI dan KADIN Banyuwangi ini gratis alias tidak ada biaya pendaftaran. Ada dua kategori peserta lomba ini yakni:
- Kategori pelajar SD –MI
- Kategori pelajar SMP – MTs
Syarat dan Ketentuan Lomba adalah sebagai berikut:
- Surat harus ditulis tangan.
- Surat diberi judul.
- Sertakan nama penulis dan asal sekolah pada surat.
- Lampirkan foto kartu pelajar atau kartu identitas anak.
- Panjang tulisan maksimal 1 halaman folio bergaris.
Selanjutnya, surat karya peserta itu bisa dikirim ke:
- Alamat Kantor: Jawa Pos Radar Banyuwangi, Gedung Grha Pena, Jalan Brawijaya 77, Banyuwangi.
- Alamat Kantor Biro Genteng: Ruko Madania, Jalan Hasyim Asy'ari no 4, Genteng.
Karya peserta harus sudah diterima paling lambat pada 19 Desember 2024, pukul 15.00 WIB. (*)