Di antara program unggulan itu, program Educamp, Studi Edukatif, dan Jambore Sastra Asia Tenggara (JSAT) yang digelar pada Oktober 2024 ini. “Ini cara kami untuk mendukung pengembangan siswa," kata Kepala SMP Buma H Imamuddin MPdI pada Jawa Pos Radar Genteng, kemarin (25/10).
Menurut Imamuddin, program Educamp digelar pada Senin (21/10) hingga Rabu (23/10). Kegiatan yang dikonsep kemah kebudayaan, itu dipusatkan di Wisata Desaku, Desa Bayu, Kecamatan Songgon. “Ini konsepnya kemah, tapi beda dengan kemah Pramuka,” ujarnya.
Istimewanya, terang dia, dalam kemah yang wajib bagi siswa kelas VIII itu, peserta didik harus berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. “Salah satu tujuannya melatih dan membiasakan siswa berbahasa Inggris. Ini rutin kami laksanakan setiap tahun,” ungkapnya.
Selain itu, jelas dia, SMP Buma Genteng baru menggelar Studi Edukatif untuk siswa kelas VII. Program ini digelar dnegan menggandeng Bank Sampah Banyuwangi (BSB), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi, dan STIKES Banyuwangi pada Kamis (24/10). “Tujuan kegiatan ini, agar tumbuh rasa peduli terhadap lingkungan, siswa bisa belajar soal kebersihan, dan pengolahan sampah langsung pada sumbernya,” cetusnya.
Yang terbaru, masih kata dia, para siswa SMP Buma kedatangan tamu-tamu istimewa yang expert di bidang sastra seperti Dr Dewi Mutik Pramono MSi, Halimah Munawir, dan Rini saat Jambore Sastra Asia Tenggara (JSAT), kemarin (25/10). “Sekolah kami juga dipilih oleh Dinas Pendidikan Banyuwangi menjadi tuan rumah Jambore Sastra ini,” ucapnya.
Imamuddin mengaku mendukung penuh kegiatan Jambore Sastra ini, karena dianggap bisa memantik anak-anak untuk bangga dengan budaya Indonesia. “Ini bisa membangkitkan jiwa literasi siswa, karena apa yang dikembangkan nyambung dengan mapel anak-anak di kelas,” ucapnya.
Tak hanya itu, masih kata dia, awal tahun 2025 SMP Buma juga akan mengadakan Olimpiade bertajuk Buma Competition Week (BCW). Olimpiade ini ditujukan kepada siswa SD atau MI di Banyuwangi. “Pesertanya bisa kelas V dan VI. Ini sekaligus cara kita menjaring calon peserta didik baru,” katanya seraya menyebut proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Buma kini sudah mulai dibuka.
Imamuddin menyampaikan, di tahun ini SMP Buma membuka kelas prestasi atau excellent class. Siswa yang masuk di kelas ini boleh tidak tinggal di Pondok Pesantren. “Ini kualifikasinya untuk peraih prestasi akademik dan nonakademik,” katanya seraya menyampaikan kelas prestasi dibatasi satu rombongan belajar (rombel).(sas/abi)
Editor : Niklaas Andries