RadarBanyuwangi.id – Akademi Kelautan Banyuwangi (Akaba) melaksanakan wisuda ke-21 Jenjang Diploma 3 Program Studi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhanan dan ke-2 Jenjang Diploma Tiga Program Studi Manajemen Logistik, pada Kamis (17/10) lalu. Sebanyak 52 wisudawan mengikuti prosesi wisuda di ballroom El Hotel Banyuwangi itu.
Acara dihadiri oleh KSOP Tanjung Wangi, Lanal Banyuwangi, Bea Cukai Banyuwangi, Imigrasi Banyuwangi, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung Wangi. Selain itu, perwakilan perusahaan pelayaran dan keagenan kapal di wilayah Pelabuhan Tanjung Wangi, perwakilan perusahaan bongkar muat di lingkungan pelabuhan Tanjung Wangi, perwakilan perguruan tinggi negeri dan swasta di Banyuwangi. Tak ketinggalan, perwakilan alumni Akaba dan para stake holder lainnya.
Direktur Akaba Galih Satriyo SE MM dalam sambutan menyampaikan ucapan selamat kepada 52 wisudawan. Ditegaskan, selain kemampuan akademik yang teruji, Akaba telah membekali para lulusan dengan pendidikan karakter atau soft skill, yaitu adaptif, integritas, dan rendah hati agar mampu bersaing di dunia kerja.
“Akaba membekali taruna berbasis kompetensi dan karakter, sehingga diharapkan lulusannya sukses dalam menghadapi persaingan di dunia kerja,” katanya.
Hal itu dibuktikan dengan tracer study, yang menunjukkan masa tunggu lulusan Diploma Tiga Akaba kurang dari 3 bulan setelah mereka lulus. Bahkan 13 wisudawan saat ini telah berkiprah di dunia kerja sebelum mereka lulus kuliah.
Di antaranya, Ari Mega Saputra dan Wildan Ilham Syah di PT Kargo Maritim Indonesia Surabaya. Sri Wahyuni dan Simon Christian Buto Tokan di PT Citra Baru Adi Nusantara Gresik. Divo Raizal Ramadhan di PT Bumi Wijaya Indorail Surabaya. Anggie Fitriah Hapsari di PT Jasco Logistic Surabaya dan Retno Indri Kurniasari di PT ACT Logistic Internasional Surabaya.
Selain itu, Delika Alifani Azreen Sudibyo di PT Eka Artha Buana Denpasar Selatan. Irfan Ali Rahman di CV Lintang Timur Jaya dan Muhammad Holil Rois di PT Ugasan Berkat Jaya. Erlangga Maulana di PT Barru Samudera Timur Makassar, Sulawesi Selatan. Alfin Malik Saputra di PT Elano Kusuma Shipping Tuban. Muhammad Adi Wiranto di PT Dharma Dwipa Utama.
Menurut Galih, prestasi tersebut dapat diraih atas beberapa faktor, antara lain kesesuaian kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja. Personal selling masing-masing wisudawan yang baik. Kerjasama yang baik perguruan tinggi dengan stake holder.
“Dan yang paling utama adalah hadirnya kesempatan yang diberikan oleh Allah SWT bagi para wisudawan tersebut atas doa dan ikhtiar orang tua masing-masing,” imbuhnya.
Direktur Akaba menambahkan, kompetensi yang teruji dilakukan dengan senantiasa memperbaharui kurikulum sesuai tuntutan dunia kerja.
Kemudian memberikan kesempatan luas kepada mahasiswa mengikuti program magang di dunia usaha maritim dan logistik di Indonesia selama enam bulan.
Dengan magang itu, taruna memiliki pengalaman pendidikan di dunia kerja langsung dalam waktu yang cukup, sehingga memungkinkan mahasiswa mengasah dan memperkuat kompetensinya. Hal itu akan berdampak ketika mereka lulus, langsung dapat diterima dengan baik di dunia kerja.
“Karakter yang mengedepankan kedisiplinan dijaga oleh Akaba melalui Unit Pengembangan Karakter, yang mendidik mahasiswa Akaba dengan pola ketarunaan/semi militer,” tegasnya seraya berpesan bahwa hari wisuda bukan akhir, tetapi awal sebuah perjuangan untuk meraih karir.
Akaba telah meluluskan insan maritim yang berkiprah seluruh Pelabuhan di Indonesia selama hampir 24 tahun. Suatu perjalanan panjang dengan berbagai dinamika yang ada.
Pemenuhan standar pendidikan tinggi pun telah digapai oleh kampus Akaba. Terbukti dengan terbitnya SK BAN-PT untuk Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT).
Demikian juga untuk kedua program studinya, yaitu Jenjang Diploma 3, yakni Prodi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhanan (KPNK) terakreditasi B, yang lulusannya akan bekerja pada bidang admnistrasi kepelabuhanan, pengoperasian armada kapal niaga, manajemen awak kapal, sertifikasi kapal niaga, bongkar muat barang dari dan ke kapal, ekspor impor, dan handling container.
Sementara itu, Prodi Manajemen Logistik, yang lulusannya dapat diterima dalam bidang supply chain management, freight forwarding, Jasa Pengurusan Transportasi, dan manajemen pergudangan mendapat predikat Baik dari BAN-PT.
Berdasar kajian, Sugihartoyo SH MH, Ketua Perkumpulan Gema Kemaritiman Banyuwangi (Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi) telah menyiapkan transformasi perguruan tinggi dari akademi menjadi sekolah tinggi, yang diharapkan beroperasional tahun akademik 2026-2027.
Sarana dan prasarana telah dipersiapkan dengan sumberdaya manusianya. Dengan menambah satu program sarjana (S1) diharapkan akan semakin menambah peran aktif perguruan tinggi dalam perkembangan ilmu pengetahuan.
Akaba berlokasi di sekitar Pelabuhan Tanjung Wangi dan wilayah Industri Banyuwangi Utara, perbatasan antara wilayah Indonesia Barat dan wilayah Indonesia Tengah.
Akaba mengajak para pemuda Jawa Timur, Madura, Bali, dan Nusa Tenggara dan kota lainnya di Indonesia sebagai insan maritim bidang transportasi dan logistik. Informasi lengkap tentang Akaba bisa dibaca di Website: https://www.akaba-bwi.ac.id dan IG official_akaba. (*)
Editor : Ali Sodiqin