Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kabar Gembira, Pencairan Dana Program Indonesia Pintar (PIP) Agustus 2024 Dimulai, Segera Aktivasi Rekening SimPel

Lugas Rumpakaadi • Senin, 26 Agustus 2024 | 17:10 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Iriana Joko Widodo menyerahkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang digelar di GOR Mustika Blora, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah, pada Selasa (23/1).
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Iriana Joko Widodo menyerahkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang digelar di GOR Mustika Blora, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah, pada Selasa (23/1).

RadarBanyuwangi.id - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) telah mengumumkan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk bulan Agustus 2024. 

Dana bantuan ini akan disalurkan melalui bank BRI, BNI, dan BSI (khusus Aceh), dan ditujukan untuk mendukung biaya pendidikan jutaan siswa di seluruh Indonesia.

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, para siswa diwajibkan mengaktivasi rekening SimPel (Simpanan Pelajar). 

Aktivasi ini menjadi langkah penting dalam proses verifikasi penerima, serta penandaan SK Pemberian di laman resmi pip.kemdikbud.go.id.

Kemdikbud Ristek mengimbau agar siswa dan orang tua segera melakukan pengecekan dan aktivasi rekening guna memperlancar penyaluran bantuan.

Program PIP ini ditargetkan mencapai 18,8 juta siswa pada tahun 2024, dengan besaran bantuan bervariasi berdasarkan jenjang pendidikan.

Mulai dari Rp450.000 untuk siswa SD hingga Rp1.800.000 untuk siswa SMA/SMK. 

Bagi yang ingin mengecek status penerimaan PIP, cukup kunjungi laman pip.kemdikbud.go.id dan ikuti langkah-langkah yang telah ditentukan.

Dana PIP ini diharapkan mampu meringankan beban biaya pendidikan, terutama bagi siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu, yatim piatu, penyandang disabilitas, serta mereka yang terdampak bencana atau kondisi sulit lainnya. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#program indonesia pintar #Kemdikbud Ristek #pencairan dana