Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dua Langkah Lebih Maju, Al Uswah Banyuwangi Gunakan Fitur AI untuk Tahfiz: Setiap Guru Jadi Robot Pencari, Siswa Bisa Bertanya Apa Saja  

Ayu Lestari • Selasa, 6 Agustus 2024 | 05:53 WIB

BERI MOTIVASI: H Moh. Habibie MPd saat mempresentasikan penggunaan AI Tahfiz Quran di Masjid Al Uswah, Mberan, Banyuwangi pada Sabtu (3/8).
BERI MOTIVASI: H Moh. Habibie MPd saat mempresentasikan penggunaan AI Tahfiz Quran di Masjid Al Uswah, Mberan, Banyuwangi pada Sabtu (3/8).
Radarbanyuwangi.id - Yayasan Pendidikan Al Uswah bergerak cepat dalam mengaplikasikan sekolah digital. Setelah diluncurkan beberapa hari lalu, kini sekolah digital di lingkungan Al Uswah telah menerapkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Ketua Yayasan Al Uswah Karyono SPd MT mengatakan, Al Uswah telah menggunakan software (aplikasi AI) untuk mendukung proses pembelajaran. Software ini memudahkan dan membantu guru yang bertindak sebagai tutor bagi setiap siswa. Aplikasi ini mirip Google Search alias mesin pencari Google.

Dalam aplikasi ini, kata Karyono, setiap guru bisa dijadikan AI. Setelah berhasil diprogram, maka setiap murid bisa bertanya apa pun kepada guru Al Uswah tersebut. Pertanyaan siswa akan dijawab otomatis.

Misalnya, siswa akan bertanya kepada Karyono, Ketua Yayasan Al Uswah yang memiliki kode AI; Kbot. Cukup ketik pertanyaan,

”Tolong jelaskan profil Banyuwangi”. Maka, beberapa detik kemudian Kbot akan menjawab secara lengkap dari sisi geografik, budaya, ekonomi, pariwisata, pendidikan, serta kesimpulan.

”Aplikasi AI yang digunakan ini juga menyentuh pada pembelajaran Tahfiz Quran. Fitur unggulan ini adalah mampu untuk menganalisis bacaan pengguna dan memberikan koreksi,” kata Karyono saat membuka kegiatan ”Tahfidz AI Membangun Ekosistem Pembelajaran Tahfidz Quran Berbasis Digital AI” dengan menghadirkan narasumber H Moh. Habibie MPd di Masjid Al Uswah, Mberan, Banyuwangi pada Sabtu (3/8) lalu.

TERUS BERINOVASI: Ketua Yayasan Al Uswah Karyono SPd MT (kanan) bersama Sekretaris Yayasan Al Uswah H Dhani Eko Aprilin SE.
TERUS BERINOVASI: Ketua Yayasan Al Uswah Karyono SPd MT (kanan) bersama Sekretaris Yayasan Al Uswah H Dhani Eko Aprilin SE.

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Yayasan Al Uswah H Dhani Eko Aprilin SE. Menurutnya, teknologi pintar AI ini menyesuaikan konten untuk setiap pembelajar dalam bentuk sistem tutor cerdas.

Fitur yang di-launching oleh Al Uswah ini merupakan yang pertama di Banyuwangi dengan tujuan untuk memudahkan membuat perencanaan, mengelola pembelajaran, dan membagikan pelajaran yang interaktif. ”Kelak model pembelajaran sekolah akan seperti ini. Yayasan Al Uswah telah mengawali,” ujar Dani.

Sementara itu, Direktur Habibie Yaa Muhammad H Moh. Habibie MPd menjelaskan, Tahfidz AI ini adalah sebuah inovasi sistem pembelajaran hafalan Al-Qur’an dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan.

Fitur ini, kata Habibi, mampu mendeteksi kesalahan dalam pelafalan dan memberikan koreksi. Penilaian otomatis seperti AI dapat menilai hafalan murid berdasarkan kriteria tertentu, seperti ketepatan, kelancaran, dan tajwid. (*/tar/sgt/c1)

Editor : Niklaas Andries
#Quran #siswa #guru #al uswah #Tanfidz #ai #banyuwangi #google #software