Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Soft Launching Universitas Islam Cordoba (UI) Banyuwangi, Berharap Lahir Ilmuwan dan Pemimpin Kelas Dunia

Sigit Hariyadi • Sabtu, 3 Agustus 2024 | 16:56 WIB

DI TENGAH PESANTREN: Menpan-RB Abdullah Azwar Anas menyampaikan sambutan pada soft launching UI Cordoba di kompleks Ponpes Mabadi’ul Ihsan Banyuwangi Jumat (2/8).
DI TENGAH PESANTREN: Menpan-RB Abdullah Azwar Anas menyampaikan sambutan pada soft launching UI Cordoba di kompleks Ponpes Mabadi’ul Ihsan Banyuwangi Jumat (2/8).
Radarbanyuwangi.id – Dunia pendidikan Banyuwangi semakin semarak dengan kehadiran kampus baru. Hal ini seiring dengan berdirinya Universitas Islam (UI) Cordoba di Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari.

Soft launching kampus tersebut digelar Jumat (2/8). Acara peluncuran dihadiri Ketua Mahkamah Agung RI Prof Dr H Muhammad Syarifuddin MH dan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama (Kemenag) RI Prof Dr H Ahmad Zainul Hamdi MAg.

Syarifuddin mengatakan, universitas tersebut unik karena lahir dan tumbuh di tengah-tengah pondok pesantren (ponpes). Kampus tersebut memang berada di tengah Ponpes Mabadi’ul Ihsan Banyuwangi.

Nama Cordoba diambil dari masa kejayaan Islam, yakni Kota Cordoba yang merupakan pusat intelektual di Eropa. Dari kota ini lahir para ilmuwan muslim seperti, Ibnu Rusydi, Al-Qurtubi, Ibnu Hazmi, Az-Zahrawi, Al-Ghafiqi, Al-Idrisi, dan intelektual muslim lainnya. ”Dari kampus ini, kita berharap bisa lahir ilmuwan-ilmuwan dan pemimpin kelas dunia yang dekat dengan peradaban Islam sesuai dengan nama besar Cordoba,” tambah Syarifuddin.

Sementara itu, Prof Zainul Hamdi menyambut baik kehadiran UI Cordoba. ”Semoga kampus ini mampu menumbuhkan budaya akademik yang baik sehingga akan lahir para pemimpin dan ilmuwan yang mendedikasikan pengetahuannya untuk masyarakat luas,” kata pria yang akrab disapa Prof Inung tersebut.

Rektor UI Cordoba Agus Trihartono PhD mengatakan, universitas tersebut akan menghadirkan kurikulum yang unik. Menggabungkan studi Islam berbasis pesantren dengan materi-materi terkini yang relevan dengan perkembangan zaman.

”Di sini juga menyediakan kurikulum yang mencakup digital leadership, digital communication, coding, etika media sosial, dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI),” terang Agus yang merupakan alumnus Ritsumeikan University, Kyoto, Jepang tersebut.

Kampus tersebut membuka empat fakultas dan tujuh program studi. Mulai Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Fakultas Dakwah (FD), dan Fakultas Ushuluddin (FU).

Sedangkan prodi di kampus ini meliputi ekonomi syariah, pendidikan agama Islam, pendidikan matematika, pendidikan bahasa Inggris, dan pendidikan guru madrasah ibtidaiyah. Ada juga bimbingan dan konseling Islam serta prodi ilmu Al-Qur’an dan tafsir. ”Semuanya akan diampu oleh dosen dan tenaga kependidikan yang mumpuni dan profesional,” ungkap Agus.

Sebagai komitmen profesionalitasnya tersebut, Prof Inung juga didatangkan langsung untuk memberikan pembekalan kepada para dosen.

”Pembekalan ini bertujuan untuk memberikan arahan, motivasi, dan wawasan baru kepada para dosen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka sebagai pendidik dan peneliti di UI Cordoba,” imbuh Agus sembari menyatakan bahwa UI Cordoba telah membuka penerimaan mahasiswa baru. (sgt/c1)

Editor : Niklaas Andries
#ilmuwan #Universitas Islam #mahkamah agung #kementrian agama #Eropa abad pertengahan #kemenag #ui #cordoba #banyuwangi