Apresiasi terhadap hasil riset dosen dan mahasiswa yang dipimpin Dekan Fakultas Teknik H Endang Suprihatin ST MT IPM itu dia sampaikan dalam pertemuan secara virtual.
Hasil riset dimaksud adalah kursi outdoor energi solar cell berbasis internet of things (IoT) dan teknologi sound system pengusir hama.
Kursi tersebut dapat ditempatkan pada area publik seperti terminal maupun ruang terbuka hijau (RTH) dengan fasilitas charging ponsel hingga mesin roasting kopi berbasis IoT. Sebagaimana diketahui bahwa Timor Leste adalah salah satu negara penghasil kopi.
Dekan Fakultas Teknik Untag Hj Endang Suprihatin ST MT IPM mengatakan, jalinan kerja sama internasional dengan Kementerian Perdagangan dan Perindustrian Timor Leste diharapkan mampu meningkatkan kualitas Program Studi (Prodi) Teknik Sipil dan Teknik Industri menuju akreditasi unggul.
”Tidak hanya itu, kami juga berharap dapat meningkatkan hubungan yang erat serta menguntungkan di antara kedua negara dan membuka kesempatan bagi warga negara Timor Leste untuk studi kuliah di Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi,” ujarnya.
Kerja sama yang dilaksanakan bersama Kementerian Perdagangan dan Perindustrian Timor Leste dengan Fakultas Teknik tersebut mendapat dukungan dari Wakil Rektor I Bidang Akademik Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Untag Banyuwangi Mahfud MPd.
Menurut dia, kerja sama yang dilakukan merupakan bagian dari komitmen untuk memperkuat Indikator Kinerja Utama (IKU) Untag.
”Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi kontribusi yang signifikan dalam pengembangan sektor teknik dan perdagangan di Timor Leste,” pungkasnya. (tar/sgt/c1)
Editor : Niklaas Andries