Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

SMAN1 Glagah Salah Satu dari 25 Sekolah di Indonesia Berkesempatan Ke Korea Selatan

Gerda Sukarno Prayudha • Kamis, 18 Juli 2024 | 14:39 WIB

Photo
Photo
RadarBanyuwangi.id – Pagi hari (18/7/2024) kabar gembira mengawali aktifitas di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Glagah.

Melalui surat elektronik (surel) Kepala SMAN 1 Glagah mendapat kabar bahwa menjadi salah satu sekolah yang berkesempatan pergi ke Korea Selatan untuk menimba teknologi Pendidikan.

Program Kemitraan Korean e-Leaming Improvement Cooperation (KLIC) merupakan program Kerjasama antara kementrian Pendidikan Indonesia dengan Pemerintah Korea Selatan.

Program ini memiliki untuk meningkatkan kualitas Pendidikan di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi pembelajaran terkini di Korea Selatan.

SMAN 1 Glagah atau yang biasa disebut Sekolah Ganesha menjadi salah satu dari 25 sekolah se Indonesia yang diundang menjadi peserta KLIC.

Dan satu-satunya sekolah di Banyuwangi.

Sebelum berangkat ke Korea Selatan pada Oktober mendatang, terlebih dahulu program KLIC ini dilaksanakan di Indonesia pada Agustus.

Untuk memepersiapkan kompetensi tenaga pendidik, maka akan dilakukan pembekalan pada 4-10 Agustus 2024 di Jakarta.

Abdullah selaku Kepala SMAN 1 Glagah tentunya akan mempersiapkan salah satu tenaga pendidik untuk mengikuti program KLIC ini.

“Perlu kami siapkan secara matang dan harus benar-benar guru yang berkompetensi di bidangnya,” terang Abdullah. Karena ada beberapa kriteria ketat yang harus dipenuhi oleh peserta, dan itu adalah syarat dalam program KLIC, imbuh Abdullah.  

Salah satunya penguasaan Bahasa Inggris, masih menurut Abdullah, di SMAN 1 Glagah sudah ada Club Bahasa Inggris yakni Ganesha English Club (GEC) yang didalamnya selain ada siswa juga guru.

Di sekolah yang beralamat di Jalan Melati 1 Glagah ini, juga ada tradisi setiap hari Jumat civitas akademika-nya wajib berkomunikasi dengan Bahasa Inggris.

“Program sekolah, pengumuman hingga kegiatan akan berlangsung dalam tiga Bahasa. Yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Bahasa Arab,” ujar Abdullah

Editor : Syaifuddin Mahmud
#sman 1 glagah #tenaga pendidik #indonesia #Korea Selatan #banyuwangi