Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Siswa Deklarasi Antiperundungan di Sekolah: MPLS di Banyuwangi Digelar Serentak di Semua SMA, SMK, dan SLB

Bagus Rio Rohman • Selasa, 16 Juli 2024 | 05:27 WIB

STOP BULLYING: Peserta didik baru di SMAN 1 Giri Taruna Bangsa menandatangani petisi sebagai bentuk komitmen bersama mewujudkan Banyuwangi antiperundungan di lingkungan sekolah Senin (15/7).
STOP BULLYING: Peserta didik baru di SMAN 1 Giri Taruna Bangsa menandatangani petisi sebagai bentuk komitmen bersama mewujudkan Banyuwangi antiperundungan di lingkungan sekolah Senin (15/7).
Radarbanyuwangi.id – Masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) jenjang SMA, SMK, dan SLB digelar serentak Senin (15/7). MPLS tahun ini difokuskan pada gerakan antiperundungan di sekolah.

Siswa juga dikenalkan dengan lingkungan sekolah dan dibekali sosialisasi tentang antiperundungan. Deklarasi antiperundungan dilakukan secara serentak di seluruh SMA, SMK dan SLB di Jawa Timur.

Seperti yang dilakukan SMA Negeri 1 Giri (Smagi) Taruna Bangsa, SMA Negeri 1 Glagah, dan SLB Banyuwangi, Senin (15/7).

Usai mengikuti pembukaan MPLS secara virtual, para siswa diberikan pembekalan antiperundungan dan diajak bersama-sama mendeklarasikan diri anti-bullying dengan membubuhkan tanda tangan mereka.

”Dalam MPLS tahun ini kami tekankan tentang gerakan antiperundungan agar siswa bisa belajar dengan aman, nyaman, dan tenang,” ujar Kepala SMA Negeri 1 Giri Taruna Bangsa I Ketut Renen.

Pelaksanaan MPLS dilakukan serentak dengan berpusat di Jawa Timur. ”Kita ikuti pelaksanaan secara daring karena dilakukan secara terpusat,” kata Ketut.

Untuk MPLS di Smagi Taruna Bangsa, lanjut Ketut, pihaknya mengajak seluruh siswa baru untuk menandatangani kertas kosong sebagai bentuk deklarasi antiperundungan.

”Dengan bentuk deklarasi tersebut, kami harapkan tidak ada perundungan yang dilakukan para siswa,” ungkapnya.

Selain deklarasi, siswa juga dikenalkan dengan lingkungan sekolahnya. ”Kami harapkan siswa baru di SMA Negeri 1 Giri Taruna Bangsa bisa saling memahami dan menghargai. Dengan demikian, para siswa mengerti arti sebuah kebersamaan,” tegas Ketut.

Menurut Ketut, aksi antiperundungan tersebut dinilai baik. Dengan deklarasi terebut, kasus perundungan di lingkungan sekolah diharapkan bisa dihilangkan.

”Seluruh peran aktif guru dan siswa diperlukan supaya kejadian perundungan tidak sampai terjadi di lingkungan sekolah,” tandasnya. (rio/aif/c1)

Editor : Niklaas Andries
#sma #smagi #perundungan #SMK #sman 1 giri #mpls #SMA Negeri 1 Glagah #slb #jawa timur #banyuwangi