Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pra-MPLS di Banyuwangi, Sekolah Kenalkan Kelas sampai Tes Psikologi Kepada Anak Didik Baru

Fredy Rizki Manunggal • Kamis, 11 Juli 2024 | 14:15 WIB

 

LEBIH EDUKATIF: Ratusan siswa SMKN 1 Glagah mengikuti masa pra-MPLS di sekolahnya Rabu (10/7).
LEBIH EDUKATIF: Ratusan siswa SMKN 1 Glagah mengikuti masa pra-MPLS di sekolahnya Rabu (10/7).
Radarbanyuwangi.id - Setelah masa penerimaan peserta didik baru (PPDB) tuntas, sekolah jenjang SMA dan SMK mulai menggelar pra-MPLS (masa pengenalan lingkungan sekolah) dengan ragam kegiatan Rabu (10/7).

Jadwal pra-MPLS tiap sekolah tidak sama. Ada yang dilaksanakan pada Senin (15/7). Ada juga beberapa SMA yang menggelar tes psikologi untuk peserta didik baru sebelum MPLS dimulai.

Seperti di SMAN 1 Giri dan SMAN 1 Glagah. Siswa mengerjakan soal psikotes untuk mengetahui minat dan bakat dalam pembelajaran. Proses ini dilakukan sebelum MPLS digelar.

Di SMAN 1 Glagah, sebelum MPLS dilaksanakan, peserta didik baru wajib mengikuti asesmen diagnostik kognitif dan nonkognitif.

Asesmen diagnostik nonkognitif bertujuan untuk memahami tingkat emosi psikologi dan sosial peserta didik baru. Sedangkan asesmen diagnostik kognitif untuk mengetahui kemampuan dasar siswa.

Kepala SMAN 1 Glagah Abdullah mengatakan, pelaksanaan tes berlangsung dengan lancar. Tes dilaksanakan dengan menggunakan sistem computer based test (CBT) yang memungkinkan proses evaluasi menjadi lebih efisien dan akurat.

”Tes bertujuan untuk memetakan kelas kemampuan siswa sesuai potensi yang dimiliki. Kami berusaha memberikan pengalaman yang terbaik bagi para calon siswa sekaligus memastikan bahwa tes dapat mencerminkan potensi sebenarnya dari setiap peserta,” papar Abdullah.

Kepala Seksi SMA Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Banyuwangi Arief Ainur Rozie mengatakan, pelaksanaan psikotes di beberapa SMA dilakukan di luar jadwal MPLS.

Kegiatan ini menjadi kebijakan masing-masing sekolah untuk membagi kelas dan mengetahui potensi para siswa.

Arief mengatakan, pelaksanaan MPLS sesuai kalender akademik yang digelar selama dua hari pada Senin (15/7) sampai Rabu (17/7).

Acuan pelaksanaannya disesuaikan dengan petunjuk teknis (juknis) MPLS. Seperti kegiatan ice breaking, mengajak peserta didik menciptakan lingkungan belajar inklusif, dan kebinekaan.

Siswa juga diajak menonton film pendek terkait pencegahan kekerasan serta permainan mitos dan fakta. ”Pelaksanaan MPLS mengacu juknis, penerapannya menyesuaikan dengan kondisi sekolah,” jelas Arief.

Salah satu sekolah yang menggelar kegiatan pra-MPLS adalah SMKN 1 Glagah. Rabu (10/7) ratusan peserta didik baru mengikuti berbagai kegiatan.

Mulai dari pengenalan kakak pendamping, pembagian kelas, pengumpulan berkas biodata siswa, sekaligus penjelasan lengkap tentang kegiatan MPLS.

”Kami juga menggelar latihan upacara untuk pembukaan MPLS,” ujar Humas SMKN 1 Glagah Bambang Sulistio. (fre/aif/c1)

Editor : Niklaas Andries
#siswa baru #CBT #mpls #pra #sekolah #asesmen #kelas #kognitif #psikologi