Radarbanyuwangi.id - Universitas KH Mukhtar Syafaat (Uimsya) Blokagung, Banyuwangi, terus bergerak demi peningkatan kualitas. Kali ini, kampus di bawah naungan Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, menjalin kerjasama dengan Istanbul Foundation For Science and Culture, Turki.
Selama ini, Uimsya telah menjalin kerjasama dengan sejumlah Perguruan Tinggi (PT) yang ada di Asia Tenggara, seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, Timor Leste. “Uimsya telah banyak kerjasama dengan kampus di luar negeri, sekarang dengan Turki,” cetus Rektor Universitas KH Mukhtar Syafaat Blokagung Banyuwangi Dr H Ahmad Munib Syafaat Lc MEI.
Kerjasama dengan Istanbul Foundation ini, terang Gus Munib, sapaan Dr H Ahmad Munib Syafaat Lc MEI, meliputi bidang penelitian, publikasi ilmiah, seminar atau konferensi ilmiah, dan publikasi ilmiah. “Melalui MoU ini, Saya meminta dosen atau mahasiswa Uimsya nanti bisa belajar langsung ke Turki,” harapnya.
Hasbi Sen dari Istanbul Foundation menyampaikan, pihaknya sudah menjalin kerjasmaa dengan 100 lebih kampus negeri dan swasta di banyak negara dunia. “Kalau untuk penelitian dan bagus, bisa ke Turki dan kita yang menanggung,” ujarnya.
Hasbi mengaku sangat senang bias kerjasama dengan Uimsya. Apalagi, kampus ini berbasih pesantren yang kini terus berbenah dan membangun. “Kami akan support kampus ini melalui kerjasmaa yang telah kita teken ini,” cetusnya.
Wakil Rektor Uimsya Abdi Fauzi S.Sos MH MSos menyampaikan Universitas KH Mukhtar Syafaat Blokagung aktif dalam melaksanakan Tri Dharma PT. “Saat ini, kami sedang membuka p-endaftaran mahasiswa baru,” cetusnya.
Menurut Abdi, di Uimsya ada tiga fakultas yakni Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) dengan tujuh program studi (Prodi) Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Matematika, Pendidikan IPA, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan bahasa Arab, dan Pendidikan Bahasa Inggris. “Ada satu program S2 MPI,” katanya.
Dua fakultas lainnya, terang Abdi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) dengan Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, dan Bimbingan dan Konseling Islam. Serta Fakultas Ekonomi Islam dan Bisnis Islam (FEBI) dengan Prodfi Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah.(abi)
Editor : Niklaas Andries