Setelah beberapa waktu belum pernah berhasil dalam lomba yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Bandung (ITB).
Nama lomba tersebut adalah Impact 4.0. dengan penyelenggara Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB.
Smansa Glagah diwakili oleh dua siswa brilian yakni M Daffa Darwisy Abrar – XI IPA 1 dan Farhan Al Isyrafi – X4.
Mengikuti lomba bergengsi ini tentunya merupakan jalan panjang yang tidak mudah.
Awal babak penyisihan pada 22 Juni yang lalu melalui online.
Kedua siswa yang tergabung dalam tim Mugiwara ini harus menyelesaikan 40 soal dengan durasi waktu 2 jam.
Dari sekian ratus peserta tim Mugiwara dinyatakan lolos maju ke semifinal bersama 24 tim lainnya.
Babak semifinal masih dilakukan secara online pada 29 Juni yang lalu. Kali ini Farhan dan Daffa harus menyelesaikan 2 soal Matematika, 2 soal Fisika dan 4 soal Informatika.
Kesemua soal tersebut berbentuk esai.
Menurut Farhan, dalam babak semifinal walau secara online, namun pengawasan dari panitia sangat ketat, layar harus terekam, pengawasan kamera harus terlihat sekitar ruang dan harus realtime.
Sampai berita gembira dikabarkan panitia bahwa tim Mugiwara Smansa Glagah termasuk 15 tim untuk maju ke final.
Saat ini, kedua ambassador Smansa Glagah tengah mempersiapkan untuk babak final dengan bimbingan dari para guru.
Nantinya mereka akan membawa nama Smansa Glagah dan Banyuwangi di Kampus ITB.
Abdullah selaku Kepala Smansa Glagah menyampaikan terima kasih kepada guru, komite dan wali murid yang sudah berkontribusi dalam lomba Impact 4.0 yang diselenggarakan ITB.
“Kita doakan bersama agar anak didik bisa meraih yang terbaik dalam ajang lomba tersebut,” ujar Abdullah.
Sukses buat Daffa dan Farhan, tunjukkan bahwa kalian dibawah bendera Smansa Glagah bisa berkompetisi dengan sekolah-sekolah favorit di Indonesia lainnya.
Selamat berlomba!!
Editor : Syaifuddin Mahmud