Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Hukum Puasa Sunnah Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah Bersamaan Puasa Qadha Ramadhan, Begini Bacaan Niatnya

Ali Sodiqin • Senin, 10 Juni 2024 | 21:46 WIB
Foto ilustrasi seorang sedang berdoa. (ANTARA/Reuters)
Foto ilustrasi seorang sedang berdoa. (ANTARA/Reuters)

RadarBanyuwangi.id – Puasa di bulan Dzulhijjah merupakan amalan sunnah selain berkurban dan kewajiban berhaji bagi orang yang mampu.

Ada 3 jenis puasa di bulan ini. Yaitu puasa sunnah Dzulhijjah, puasa sunnah Tarwiyah, puasa sunnah Arafah.

Puasa sunnah Dzulhijjah terhitung pada hari pertama hingga hari ketujuh. Puasa Tarwiyah yang dilakukan pada hari ke 8. Dan Terakhir di hari ke 9 adalah puasa Arafah. 

Rasulullah SAW bersabda: "Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal shalih di dalamnya lebih dicintai oleh-Nya dari pada hari yang sepuluh (sepuluh hari pertama dari Dzulhijjah)." (HR. Ahmad, dishahihkan Syaikh Ahmad Syakir).

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma syahri dzulhijjah sunnatan lillahi ta ala

Artinya: Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta ala.

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta ala

Artinya: Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta ala.

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta ala

Artinya: Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta ala.

Bagi umat Islam yang bolong puasa pada bulan Ramadhan bisa mengganti bersamaan dengan niat puasa dzulhijjah, arafah, maupun tarwiyah.

Dilansir pada Nu Online Jateng, penjelasan dari wakil sekretaris LBM PBNU Ustadz Alhafiz Kurniawan, orang yang berniat membayar puasa di bulan Dzulhijjah akan tetap mendapatkan keutamaan.

Dikutip dalam artikel NU online Jawa tengah, yang berjudul Hukum Qadha puasa ramadhan di bulan Dzulhijjah hukumnya sah. Ia akan tetap mendapatkan keutamaan seperti puasa arafah, dzulhijjah maupun tarwiyah.  

وَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an qadhā'I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT."

Bagi para ulama seseorang yang belum meng qadha puasa di bulan Ramadhan mereka harus mengutamakan mengganti sebelum puasa sunah lain.

Karena mereka akan tetap mendapatkan keberkahan pada puasa tersebut saat mengganti. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#puasa qadha #puasa tarwiyah #hukum #bacaan niat #niat puasa #puasa sunnah #ramadhan #puasa dzulhijjah #puasa arafah